Berita Pendidikan

//Berita Pendidikan
Berita Pendidikan 2020-07-19T07:32:37+00:00
Monday, 15 March 2021 06:26 / Pendidikan

MB Sambut 1233 Mahasiswa PKL Poltekes Kemenkes, Disebar ke 75 Desa

ENREKANG — Bupati Enrekang Muslimin Bando menyambut kehadiran mahasiswa Poltekes Kemenkes, untuk melaksanakan PKL di Enrekang. Acara berlangsung secara daring, Senin 15 Maret 2021.

Terdapat 1.223 Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Makassar yang akan PKL di Enrekang. Mereka disebar ke 12 kecamatan dan 75 desa.

Mereka terbagi dalam dua gelombang. Pertama, 456 peserta mulai turun pada 17 Maret sampai 1 April. Gelombang kedua sebanyak 767 peserta pada 25 Maret sampai 9 April.

“Kami mengucapkan selamat menjalankan tugas di Bumi Massenrempulu,” kata MB dalam sambutannya.

Bupati berharap, program PKL itu dapat menyentuh langsung masyarakat. Utamanya pencegahan stunting dan penanganan Covid 19. Pemerintah menargetkan penurunan stunting jadi 19 persen pada 2022.

“berikan edukasi ke masyarakat. Tentang bagaimana mencegah stunting, hidup sehat dan taat prokes, serta mengajak masyarakat bersedia divaksinasi,” papar MB.

Bupati ingin agar pada saat PKL itu selesai, ada laporan penurunan angka stunting. Juga rekomendasi serta solusi atas masalah-masalah kesehatan yang terjadi di masyarakat Enrekang. (Humas Enrekang)

Wednesday, 20 January 2021 22:49 / Pendidikan

Bupati Enrekang Minta Kepsek Baru Berani Bikin Inovasi di Sekolah

ENREKANG — Bupati Enrekang Muslimin Bando memberi arahan pada Pelatihan Calon Kepala Sekolah SD dan SMP. Acara itu berlangsung di Villa Bambapuang, 19-21 Januari 2021.

Pelatihan ini diikuti 40 orang calon kepala sekolah se-kabupaten Enrekang. Mereka dinyatakan lulus tahapan seleksi yang digelar beberapa waktu lalu.

MB mengatakan, calon kepala sekolah punya tanggung jawab besar. Apalagi sekarang ini. Selain wajib menguasai lima kompetensi kepala sekolah, mereka juga dituntut menguasai teknologi dan keterampilan yang dibutuhkan di era digital ini.

“Maka harus terus meng-update kompetensi diri, agar bisa berinovasi dan membawa perubahan positif pada sekolah yang dipimpinnya,” tegas MB.

Ia percaya, 40 calon kepsek ini adalah yang terbaik. Masing-masing punya kelebihan. “Maksimalkan keterampilan yang dimiliki, demi kemajuan pendidikan di daerah kita,” ujar Bupati, yang telah 30 tahun menjadi guru dan kepsek.

Tingkat pendidikan semua calon kepala sekolah juga menjadi perhatian khusus Bupati. Ia tidak ingin ada kepsek yang hanya berijazah S1.

“segera daftar untuk lanjut magister dan yang sudah magister segera naik daftar lagi menjadi doktor,” tutup MB. (humas pemkab enrekang)

Tuesday, 24 November 2020 22:35 / Pendidikan, PKK Enrekang, Sosial Budaya

HJ.Johra MB, Penurunan angka stunting melalui 1000 HPK

Enrekang,- Bertempat  di Aula kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Ibu Hj.Johra MB menghadiri acara Penurunan angka stunting melalui 1000 HPK dengan pengasuhan tumbuh kembang balita di kelompok bina keluarga balita, Selasa 24 November 2020.

Disampaikan oleh Pemateri Hj. Ceke Karai, SH, MH, Ketua Pembina Mutu Diklat Propinsi Sulawesi Selatan, Penyebab stuting antara lain  adalah adany polah makan yang salah, polah asuh yang salah, polah hidup yang salah.

Polah makan yang  salah adalah kebiasaan anak remaja, ibu hamil, menyusui dan baduta dalam meng konsumsi makan tanpa memperhatikan kandungan gizi nya. Ukuran makanan ada di leher, bukan karena gizinya.

Misalnya di kulkas ada daging, ikan telur dan lain lain sementara yang di makan adalah indomie, padahal tutunan di dalam pola makan yang sehat adalah kebiasaan.

Pola asuh meliputi mulai dari remaja kita persiapkan sejak dini untuk menjadi calon ibu yg berkualitas.

Banyanya predikat seorang ibu diantaranya ibu adalah sumber mata air kehidupan, sumber kasih sayang, madrasah, tiang negara dan  surga dibawah telapak kaki ibu, dan yang terpenting adalah pengasuhan 1000 hpk.

Kesemuanya inilah yang akan menjadi dasar pengasuhan dalam rangka mempersiapkan generasi emas untuk bangsa ini untuk  20, 30 tahun yang akan datang.

Disamping kita menegakkan pilar pilar, kita  juga hidup teratur. (*)

Tuesday, 3 November 2020 05:06 / Pendidikan

Dipimpin MB, IPHI Enrekang Gelar Maulid dan Pelantikan Pengurus

ENREKANG — Pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Enrekang menggelar pelantikan pengurus masa bakti 2020-2025. Pelantikan yang dirangkaikan dengan perayaan maulid Nabi Muhammad SAW ini, berlangsung di Kawasan Industri Maiwa, Selasa 3 November 2020.

Hadir pada kesempatan itu, Bupati Enrekang Drs. H. Muslimin Bando, M.Pd yang turut dilantik sebagai Ketua Harian. Turut hadir Wakil Ketua IPHI Sulsel Abubakar Wasahua yang mewakili Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah selaku Ketua Wilayah IPHI Sulsel.

Kepengurusan IPHI yang dipimpin MB, diisi oleh sekretaris H Muhammad Basir, dan bendahara Hj Halifa Bando. Sementara Dewan penasehat dipimpin KH Burhanuddin Abd Azis, dan dewan pembina dipimpin H.Baba.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan optimisme bahwa IPHI bisa berbuat banyak untuk Enrekang. Sebab, komposisi pengurus adalah yang terbaik dari sekira 4 ribu anggota IPHI se-Enrekang

Dia melanjutkan, kepengurusan IPHI dapat mewujudkan kesalehan sosial ditengah masyarakat, utamanya pada masa pandemi ini. MB mengutarakan, kesalehan pribadi mungkin mudah dilakukan, yang cukup berat adalah kesalehan sosial.

“Kesalehan sosial yang dimaksud adalah IPHI turut bertanggungjawab membantu umat, meningkatkan kualitas hidup masyarakat baik dari segi religiusitas maupun ekonomi,” urai MB.

Pengurus IPHI, lanjut MB, dapat berpartisipasi membuka lapangan kerja, bertani dengan memanfaatkan lahan tidur, dan kegiatan-kegiatan sejenis yang meningkatkan taraf hidup umat.

Sementara Wakil Ketua IPHI H Abubakar Wasahua menekankan pengurus IPHI Enrekang agar menjadi organisasi yang sehat, independen, menjaga ukhuwah dan senantiasa memiliki akar keumatan.

“IPHI Enrekang diharapkan segera melakukan konsolidasi organisasi, program, membangun citra positif serta konsolidasi keumatan lintas komponen,” urainya.

Turut hadir Sekretaris IPHI Sulsel H. Rappe, jajaran forkopimda, para kepala OPD, dan para undangan lainnya. (humas)

Friday, 16 October 2020 11:38 / Pendidikan

Bupati Enrekang Mulai Pembangunan PAUD Percontohan Senilai Rp 1 M

tribunnews

Enrekang – Bupati Enrekang, Muslimin Bando melakukan peletakan batu pertama pembangunan PAUD Percontohan di area pembangunan terminal baru sekitar Sungai Saddang, Kelurahan Juppandang Kecamatan Enrekang, Kamis (15/10/2020).

Kepala Bidang Pembinaan PAUD Dinas Pendidikan Enrekang, Gunawan Rasyid mengatakan Gedung PAUD dibangun di atas lahan seluar 28,2x 24 meter atau sekitar 630 meter persegi.

Bangunan itu menggunakan Anggaran APBN sebesar sekitar Rp 1 miliar dari Kementerian Pendidikan RI tahun 2020.

Gunawan mengatakan, anggaran sebesar itu akan digunakan untuk membangun 3 ruang kelas,1 ruang guru, toilet 8 buah.

Dengan rincian 6 toilet untuk siswa, 1 untuk guru dan 1 untuk difabel, UKS 1 unit, Aula terbuka untuk rapat, dapur, perpustakaan, gudang dan ruang penjaga dan mobiler.

Sementara Muslimin Bando mengatakan lokasi yang awalnya akan dibangun terminal itu bukan dialihfungsikan.

Sebab, lahan itu sangat luas dan PAUD yang akan dibangun hanya akan menggunakan lokasi yang tidak seberapa.

“Jadi gini, kemarin itu kita rencanakan akan membangun PAUD di taman bermain, tetapi ketika dilakukan peninjauan oleh perencana PUAD Pusat ternyata sudah ada PAUD disekitar taman bermain,” ujar Muslimin Bando.

Sehingga, lanjut Muslimin Bando, agar tidak tumpang tindih, pihaknya mencarikan area untuk pemerataan pendidikan anak usia dini.

Dengan memilih area seputar Sungai Saddang atau yang dikenal dengan nama Swiss karena selama ini anak-anak usia dini belajar sangat jauh.

MB menambahkan, selain PAUD masih akan banyak komponen yang akan dibangun di area Swiss untuk menunjang destinasi wisata yang telah dibangun disana sebelumnya.

Ia pun berharap dengan adanya PAUD disana anak-anak bisa belajar sambil refreshing dengan panorama alam sungai saddang.

“Kalau saya disuruh memilih ada Perguruan tinggi dan Paud yang akan dibangun disatu tempat maka saya memilih membangun PUAD ditempatkan didepan dan Perguruan Tinggi dibelakang,” pungkasnya.

Monday, 12 October 2020 05:58 / Pendidikan, Sosial Budaya

Enrekang Raih Prestasi Membanggakan pada Apresiasi Duta GenRe

Enrekang Raih Prestasi Membanggakan pada Apresiasi Duta GenRe

ENREKANG — Perwakilan Kabupaten Enrekang meraih prestasi yang membanggakan pada Grand Final Apresiasi Duta GenRe (Generasi Berencana) tingkat Sulawesi Selatan.

Dihubungi dari Makassar, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Enrekang Darmiati Siampa menjelaskan, Ajang itu dilaksanakan oleh Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Sulawesi Selatan. Acara digelar di Hotel Horison Makassar, 9-11 Oktober 2020, dan diikuti oleh ratusan peserta Duta GenRe dari kabupaten/kota lainnya se-Sulsel.

Perwakilan Enrekang Ilham meraih juara 2 untuk kategori putra, dan Sri Reski Ananda juara harapan 1 untuk kategori putri. Keduanya berasal dari SMA Negeri 5 Model Kecamatan Baraka, Enrekang.

“Sebelumnya, kedua duta GenRe kita ini menjadi yang terbaik pada ajang serupa yang kita gelar pada tingkat Kabupaten Enrekang,” jelas Darmiati.

Secara overall, Kabupaten Enrekang menjadi yang terbaik di Zonasi 4 yang terdiri dari Enrekang, Pinrang, Toraja dan Toraja Utara. “Alhamdulillah, ini berkat kerja keras peserta, pendamping, dan semua yang terlibat. Kita berharap pada ajang berikutnya bisa lebih baik lagi,” tambahnya.

Ketua TP PKK Enrekang Hj Johra MB menyampaikan apresiasinya atas pencapaian positif yang diraih Ilham dan Sri Reski Ananda.

“Ini adalah prestasi yang membanggakan. Sebab tidak mudah bersaing dengan daerah lain selama mengikuti ajang ini,” jelasnya, Senin 12 Oktober 2020.

Memang sebelum malam grand final, seluruh peserta mengikuti sejumlah rangkaian kegiatan. Seperti materi kebijakan dan strategi program GenRe, tes tertulis, meteri personal branding, latihan koreografi, pengelolaan sosmed, simulasi, presentasi, FGD dan acara puncak yakni grand final.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, Hj  Andi Ritamariani, M.Pd. Seusai acara, Ia sempat berfoto bersama peserta dan pendamping asal Enrekang. (humas)

Monday, 5 October 2020 00:12 / Pendidikan

Siswa-siswi SD 1 Enrekang Sukses Terbitkan Buku

ENREKANG — 20 siswa dari SD 1 Enrekang sukses menerbitkan buku. Buku tersebut diberi judul ‘Melukis Masa Depan’.

Buku setebal 60 halaman ini adalah antologi tulisan 20 siswa-siswi kelas V. Mereka dibimbing oleh gurunya, M Haris Syah yang menggagas Kelas Literasi di sekolah itu.

“Buku ini adalah kumpulan tulisan anak-anak, tentang dirinya, cita-citanya sekolah, pengalamannya, pelajaran favorit, harapan-harapan, orangtuanya, dan sebagainya,” jelas Haris.

Buku itu tidak terbit begitu saja, melainkan melalui proses cukup panjang. Anak-anak harus ikut 7-8 kali pertemuan Kelas Literasi (yang tuntas sebelum pandemi covid-19), pertemuan digelar di sekolah, taman, hingga perpustakaan daerah.

Masing-masing siswa kemudian mencari inspirasi tulisan, menulis dan mengumpulkan karya satu demi satu, dan melalui proses editing selama sebulan.

Naskah itu kemudian diterbitkan lewat penerbit lokal, Kulibuku Maspul. Meski demikian, buku ini ber-ISBN (International Standard Book Number) dari Perpustakaan Nasional.

Haris mengharap, buku itu menjadi inspirasi bagi anak-anak khususnya para penulis agar terus bersemangat mengejar mimpi- mimpi mereka.

Selain itu, Haris mengungkap urgennya penguatan literasi sejak usia SD. Sebab, berperan penting dalam kemampuan anak dalam menelaah pelajaran, berpikir kritis dan toleran serta berwawasan luas.

“Sehingga harapan kita, setiap sekolah di Enrekang memiliki program literasi masing-masing. Kalau perlu program satu sekolah satu buku,” harapnya.

Salahsatu penulis, Valent mengungkapkan kegembiraannya sebab karyanya dicetak dalam bentuk buku. “Belajar literasi dengan langsung menulis buku adalah pengalaman berharga dan menyenangkan,” kata siswa yang kini kelas VI ini.

Para penulis buku ini yakni; Ahmad Syajar Akhdar, Aina Khairatul Nisa, Athilah Zahra Ratifa, Azra Atiqa, Bahrul Ulum, Fadhil Arafah, Fadia Az Zahra, Fahriansyah Halim, Inayah Zhilfa, Ma’ruf Pradipta Yusma, Mentari Mulia, Muhammad Ahwan, Muh Fahri, Muh Gemilang Ash-Shiddiqiy, Muh Surya Alif, Muhammad Rafi, Nadiyah Edy Muchtar, Rifqah Nur Ayesa, Rivaldo Wijaksana, Valent Triputra Rahmani, dan Zalsabila Ramdhany.

Guru pembimbing dan para penulis menyampaikan terimakasih kepada jajaran UPT SD 1 Enrekang yang mendukung terbitnya buku ini, khususnya kepada H. Arifin, S.Pd., M.Si yang kini telah memasuki masa purnabakti, Kepala UPT SDN 1 Enrekang Syarifuddin, S.Pd., M.Si, serta para pendidik dan tenaga kependidikan.

Selanjutnya beberapa eksemplar buku tersebut rencananya juga akan diserahkan ke Perpustakaan Daerah, Dinas Pendidikan, dan beberapa tokoh literasi Sulsel. (humas)

Monday, 14 September 2020 04:33 / Pendidikan

Wakil Bupati Enrekang Membuka Pembekalan Dan Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi Kabupaten Enrekang

Enrekang,- Wakil Bupati Enrekang membuka acara kegiatan Pembekalan dan Uji Sertifikasi bagi Aplikator Baja ringan bekerjasama dengan Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar yang diadakan di ruang pola Kantor Bupati Enrekang, turut hadir Sekda Enrekang, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Enrekang, dan beberapa pimpinan Perangkat Daerah (Senin, 14/09/2020).

Wakil Bupati menyampaikan agar peserta mengikuti dengan sungguh sungguh demi peningkatan kualitas profesi untuk mendapatkan sertifikasi sebagai tenaga kerja kontruksi yang kedepannya bisa ikut serta dan terlibat dalam kegiatan konstruksi.
Selain itu atas nama pemerintah daerah Kabupaten Enrekang menyambut baik dan mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan pelatihan hari ini, semoga kedepannya secara kontinyu tetap dilakukan sehingga kualitas sumber daya tenaga kerja konstruksi di Kabupaten Enrekang semakin lebih baik dan tersertifikasi.

Adapun Pembekalan sertifikasi kali ini diikuti oleh 50 Peserta, dalam kegiatan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

Ismail Abdul Muthalib, ST, MT, selaku Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar menyampaikan bahwa Ujian Komptensi itu ada tiga hal yang akan diuji, adalah pengetahuan, keahlian dan Sikap. Program serifikasi ini sebagai upaya memperkecil ketertinggalan, ketersediaan tenaga kerja Indonesia yang kompoten.


Sementara Kabag Ekbang Setda Kab.Enrekang Tomo, SP, MP sangat berharap agar semua peserta bisa lolos dalam ujian kompetensi sebagai bekal sebagai tukang dengan memegang sertifikat.

Wednesday, 9 September 2020 10:54 / Pendidikan

Bawakan Kisah Abu Bakar Lambogo, Siswi Enrekang Bersaing di Lomba Bertutur Perpusnas RI

ENREKANG — Siswi asal Kabupaten Enrekang, Fatimah Az-Zahra tampil pada Lomba Bertutur Tingkat Nasional, yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional RI. Acara itu berlangsung via Zoom dan live di Channel YouTube Perpusnas RI, Rabu 9 September 2020.

Fatimah mewakili Sulawesi Selatan, usai menjadi yang terbaik pada ajang serupa ditingkat provinsi. Kini, siswi SD 116 Enrekang ini bersaing dengan peserta dari 33 provinsi lain se-Inpesert.

Fatimah membawakan kisah ‘Abu Bakar Lambogo’. Ia menceritakan perjuangan pahlawan asal Bumi Massenrempulu itu dalam melawan penjajah Belanda.

Dalam sambutannya, Kepala Perpusnas RI Syarif Bando mengatakan lomba itu adalah komitmen Perpusnas dalam mencerdaskan anak bangsa. Ia juga menjamin kualitas lomba tidak berkurang, meski digelar virtual akibat pandemi.

“Lewat kesempatan ini kami mengajak seluruh elemen masyarakat, agar mendukung upaya meningkatkan kegemaran membaca sejak dini, dengan kegiatan bertutur atau bercerita,” kata Syarif.

Lomba Bertutur Tingkat Nasional Tahun 2020 ini mengusung tema “Menumbuhkembangkan Kegemaran Membaca dan Kecintaan Terhadap Budaya Lokal dalam Upaya Membangun Karakter Kecerdasan, Kreativitas dan Inovasi Generasi Muda Indonesia”.

Materi dalam perlombaan ini merupakan cerita rakyat yang bermuatan lokal dari berbagai provinsi.

Sebanyak 34 judul cerita rakyat dipilih karena mengandung nilai-nilai positif bagi anak, misalnya nilai pendidikan, perjuangan, dan karakter bangsa, meliputi sikap nasionalis, sikap jujur, religius, sikap peduli lingkungan, sikap tanggung jawab, sikap disiplin, sikap kerja keras, sikap demokratis, sikap toleransi, dan sikap positif lainnya

Pemenangnya akan diumumkan pada 10 September 2020.

Kemampuan bertutur adalah hasil literasi pada tahap pemahaman dan pemaknaan apa yang tersurat dan yang tersirat, yang diperoleh dari kegiatan membaca. Sehingga relevan untuk meningkatkan minat baca anak sejak dini. (humas)

Wednesday, 26 August 2020 12:33 / Pendidikan

Dinas Dikbud Enrekang Beri Atensi Serius untuk Pelestarian Musik Tradisional

ENREKANG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Enrekang menggelar Pelatihan Instruktur Musik Tradisional. Acara itu dilaksanakan di SD Negeri 45 Talaga, Enrekang.

Pelatihan Instruktur Musik Tradisional itu digelar selama seminggu, 24-30 Agustus 2020. Kegiatan ini mengangkat tema “Meningkatkan Keterampilan Seni Musik Tradisional Sebagai Penguatan Nilai Budaya Massenrempulu menuju Enrekang EMAS yang Berkelanjutan dan Religius”.

Kepala Seksi Cagar Budaya dan Musik Diknas Enrekang Anton memaparkan kegiatan itu diikuti puluhan guru SD dan SMP se-Kabupaten Enrekang. Musik tradisional yang dilatihkan adalah musik bambu yang telah menjadi ciri khas Enrekang.

“Pelatihan instruktur ini adalah salah satu upaya pemerintah melestarikan kesenian musik bambu,” jelasnya.

Sekretaris Dinas Dikbud Enrekang, Jumasang, S.Pd mengharapkan para instruktur yang telah dilatih ini, nantinya dapat mentransfer ilmunya kepada para siswa.

“Anak-anak kita jangan sampai tidak kenal musik bambu Enrekang. Tugas instruktur ini nanti melatih anak-anak memainkan musik bambu di sekolah masing-masing,” urai Jumasang.

Kedepan, Dikbud Enrekang berencana mengagendakan pertemuan rutin antar instruktur dan pegiat musik bambu. Selain itu dibutuhkan event khusus musik tradisional agar keterampilan siswa semakin terasah.

Salahsatu peserta pelatihan, Fitriani S.Pd.I mengapresiasi digelarnya pelatihan instruktur musik tradisional ini. “Ini penting bagi para guru agar bisa mengajarkan musik bambu di sekolah dengan cara yang tepat dan menarik minat anak-anak,” kata Guru SDN 1 Enrekang ini.

Seni Musik Bambu salah satu kesenian musik tradisional yang menggunakan susunan batang bambu, dengan cara ditiup. Kesenian ini telah menjadi ciri khas Bumi Massenrempulu, dan kerap ditampilkan pada pelbagai event serta saat menyambut tamu daerah.(Humas).

1 2 3 4