Berita Pendidikan

//Berita Pendidikan
Berita Pendidikan 2020-07-19T07:32:37+00:00
Wednesday, 20 October 2021 23:17 / Pendidikan

Keynote Speech Menteri Kominfo, 1000 Guru Se-Enrekang Ikuti Webinar Pendidikan Era Digital

ENREKANG — Sekira 1000 lebih pendidik dan tenaga kependidikan di Kabupaten Enrekang mengikuti Webinar Pendidikan, yang dilaksanakan oleh Sahabat Guru, Rabu 20 Oktober 2021.

Webinar Pendidikan ini mengangkat tema Mewujudkan Guru Cakap Bermedia Digital, Cakap Numerasi, dan Berkarakter dalam Menghadapi Tantangan Global.

Webinar diisi oleh Keynote Speaker Menteri Kominfo Johnny G. Plate. Wakil Bupati Enrekang Asman SE memberikan sambutan, didampingi secara daring oleh Kadis Pendidikan Jumurdin

Sejumlah tokoh pendidikan menjadi pembicara, diantaranya pakar asesmen pendidikan dari Universitas Negeri Yogyakarta Dr. Das Salirawati, M.Si., pengembang inovasi pendidikan Ir. Drs. Djohan Yoga, M. Sc, MoT, PhD, dan staf ahli APKASI bidang pendidikan dan kebudayaan Dr Himnatul Hasanah, MP.

Mereka memaparkan pelbagai inovasi pendidikan era digital, serta mengasah teknik dan strategi mendidik yang adaptif terhadap dunia digital.

Dalam pemaparannya, Menteri Kominfo mengajak para guru agar meningkatkan literasi digital. Pihaknya terus memfasilitasi pelbagai program termasuk di bidang pendidikan agar masyarakat semakin cakap digital.

“Literasi digital tidak hanya soal penguasaan teknologi, tetapi juga bermedia digital dengan penuh tanggung jawab. Guru adalah elemen vital menuju masyarakat yang memiliki kecakapan digital yang mumpuni,” urai Menteri Kominfo.

Guru dituntut memiliki kemampuan literasi digital, agar dapat menghasilkan lulusan yang berdaya saing di era disrupsi. Lulusan yang mampu menyelesaikan masalah, berpikir kritis, analitis dan berkarakter.

Pantauan media, acara itu disimak dengan antusias oleh para peserta. Setidaknya ada 600 lebih peserta yang menyimak lewat Zoom, 400 lebih menonton lewat YouTube.

Acara ini didukung oleh Kementerian Kominfo RI, Pemerintah Kabupaten Enrekang, APKASI (Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia), YPAN (Yayasan Pendidikan Adiluhung Nusantara) dan Sahabat Guru. (Humas Enrekang)

Tuesday, 17 August 2021 09:34 / Layanan Publik, Pendidikan

Mitra Fakhruddin MB paparkan Program PIP pada Konfrensi Pers Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Enrekang, -Dinas Pendidikan Kabupaten Enrekang menerima kunjungan silaturahmi dan konferensi pers  bersama Komisi X DPR RI, Mitra Fakhruddin MB guna membahas Program Indonesia Pintar (PIP), di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Enrekang, Selasa (17/08/21).

Konferensi pers ini dibuka langsung oleh Sekretaris Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Enrekang, Syafruddin.

Beliau mengatakan mengapresiasi program-program yang dicanangkan oleh Komisi X DPR RI.
” Saya sangat mengapresiasi dengan adanya program Indonesia pintar,saya harap pendidikan di Kab. Enrekang dapat berkembang dengan baik”. Ujarnya

Dalam sambutannya Mitra memaparkan beberapa program Indonesia pintar

“Kami telah mengusulkan penerimaan beasiswa pada 16.000 siswa SD, SMP dan SMA /SMK, alhamdulilah telah terealisasi sekitar 14.437 siswa ” katanya

Lanjut ia mengatakan bertepatan dengan hari kemerdekaan RI mengajak seluruh masyarakat untuk membantu kegiatan program Indonesia pintar tersebut

”Saya berharap di hari kemerdekaan ini bukan hanya ceremonial saja tapi kita harus mengambil peran khususnya pada bidang pendidikan.” ucapnya.

Diakhir acara konferensi pers dibuka sesi tanya jawab, terdapat beberapa pertanyaan dari audience yang kemudian dijawab langsung oleh Mitra Fakhruddin MB.(Humas Enrekang)

Wednesday, 4 August 2021 02:34 / Pendidikan

Hebat! Guru Terpencil di Enrekang Ini Menerima Beasiswa Bergengsi

ENREKANG — Siapa sangka seorang guru yang mengajar di wilayah terpencil tepatnya di SDN 60 Tondon Enrekang, mampu Berprestasi sebagai Penerima beasiswa BPI – LPDP Program Doktoral S-3.

Dia adalah Yassir M Nur. Ia membuktikan bahwa guru terpencil juga bisa bersaing dengan penerima Beasiswa lainnya dari seluruh Indonesia.

“Alhamdulillah terpilih sebagai penerima beasiswa BPI – LPDP. Ini juga bukti bahwa guru asal Enrekang bisa bersaing, ” ujarnya.

Sebagai Penerima Beasiswa S-3, ia berharap capaiannya ini menjadi motivasi bagi seluruh pendidik di Indonesia khususnya di wilayah Kabupaten Enrekang.

“Kita harus terus berupaya meningkatkan kualitas diri. Salah satunya melalui pendidikan formal ke jenjang yang lebih tinggi, ” kata Yassir. .

Ia-pun siap menjadi fasilitator untuk mendapatkan informasi terkait program beasiswa utamanya bagi guru dan tenaga kependidikan. Khususnya yang ada di Kabupaten Enrekang.

Selain sebagai pendidik, Yassir juga aktif di berbagai organisasi antara lain Pramuka, ISORI, Komunitas Guru Olahraga, JSDI, serta organisasi lainnya.

Program Beasiswa Pendidikan Indonesia merupakan skema beasiswa pemerintah yang dikelola LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan). Beasiswa memanfaatkan dana pengembangan pendidikan nasiononal (DPPN) untuk membiayai studi magister maupun doktor di dalam dan luar negeri. Keunggulannya, beasiswa LPDP disediakan secara penuh serta menanggung semua kebutuhan studi yang diperlukan. (*)

Tuesday, 27 July 2021 19:37 / Layanan Publik, Pendidikan

Duta Rumah Belajar Sulsel Latih Guru SD 100 Salokaraja Pemanfaatan IT

ENREKANG — Para guru di SDN 100 Salokaraja Enrekang mengikuti Pelatihan Pembudayaan Media Berbasis TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Acara ini berlangsung di ruang pertemuan SD 100 Salokaraja, Senin 26 Juli 2021.

Hadir sebagai pemateri; Duta Rumah Belajar Sulawesi Selatan tahun 2020 Agus Supramono, S.Pd.Gr.

Pemateri memaparkan pelbagai teknik pemanfaatan Google Workspace for Education, seperti Google Document, Google Meet, Google Form, Google Spreadsheet, Google Earth, serta mensosialisasikan aplikasi Rumah Belajar.

“Situasi pandemi memaksa kita belajsr dari rumah. Namun ini tidak berarti kualitas pembelajaran berkurang. Dengan memanfaatkan teknologi yang ada, belajar mengajar dari rumah bisa sama efektifnya dengan belajar tatap muka, ” jelas Agus.

Kepala SDN 100 Salokaraja, Hj Rusmiaty mengungkapkan pentingnya pelatihan ini. Sebab perkembangan zaman mewajibkan pendidik menguasai teknologi informasi.

“Guru-guru diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dari pelatihan ini,” harap Kepala Sekolah.

Namun begitu, pendidik juga diminta fleksibel dalam mengajar. Sebab tidak semua orangtua maupun siswa, bisa mengikuti pembelajaran berbasis TIK.

Kegiatan ini juga sekaligus sebagai program aktualisasi CPNS, Irfan Mustajab yang sedang melaksanakan Pelatihan Dasar (Latsar). Pelatihan ini berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (*)

Thursday, 24 June 2021 05:23 / Layanan Publik, Pendidikan

Wabup Enrekang Puji Legislator Mitra MB Launching Sekolah Alam Pendidikan di Masa Pandemi Covid-19

Enrekang, – Anggota DPR RI Komisi X, Mitra Fahkruddin MB menggaungkan pendidikan hingga pelosok, salah satunya di wujudkannya di Desa Pepandungan Kecamatan Baraka, Enrekang, Selasa (22/6/2021).

Konsep kemajuan pendidikan yang digagas putra Maspul itu adalah Sekolah Alam yang diramu dalam pembelajaran outdoor dengan suasana santai dan menarik. Untuk tahap perdana, sekolah alam tersebut dilaksanakan di 14 titik yang tersebar di Kabupaten Enrekang.

Hal ini dilakukan kata Mitra, melihat kondisi pendidikan yang carut marut oleh pandemic covid 19 terutama di pedesaan yang dinilainya memprihatinkan.

Sementara aspirasi orang tua siswa menginginkan anaknya mendapatkan pendidikan yang layak.

“Ini aspirasi yang mesti dijemput, untuk menjaga anak-anak kita tetap mendapatkan pendidikan,” ujar Mitra MB.

Menurutnya, pendidikan tidak boleh stagnan sekalipun masih pandemi, harus ada konsep yang dijalankan untuk keberlangsungan pembelajaran dengan mensiasati kondisi yang ada. Artinya masa depan bangsa, masa depan generasi tidak boleh putus dengan kondisi apapun.

“Pendidikan tetap harus jalan, tidak boleh tidak. Pendidikan adalah harga mati. Siapa lagi yang kita harapkan untuk membangun bangsa kedepan jika bukan generasi sekarang, jika buka anak-anak kita sekarang,” lanjutnya.

Sementara Wakil Bupati Enrekang, Asman yang turut hadir menyampaikan jika sekolah alam ini adalah bukti adanya keinginan untuk membangun daerah.

Beliau mengatakan, kemajuan suatu daerah dilihat dari pendidikan dan keberhasilan suatu daerah terlihat dari keberhasilan atau kesuksesan generasinya.

“Kita semua sepakat bahwa daerah itu dikatakan maju jika pendidikannya bagus. Maka beruntunglah kita punya perwakilan dipusat yang memperjuangkan pendidikan,” sebutnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Enrekang, Jumurdin pun ikut memberikan stimulus bahwa sekolah alam ini memang sangat dibutuhkan saat ini apalagi pembelajaran tatap muka di sekolah (formal) tidak lama lagi sehingga ada penyesuaian dini kepada siswa untuk belajar tatap muka.

“Selama ini kita selalu belajar online di rumah. Sekolah alam ini sangat tepat dilakukan menjelang pembelajaran tatap muka nanti, apalagi ini untuk membuka kreativitas siswa,” tutur Jumurdin.

Sekolah alam ini akan dilaksanakan dengan 12 pertemuan dengan mengikuti protokol kesehatan seperti mencuci tangan pakai sabun, memakai masker dan menjaga jarak. Sekolah alam ini ditargetkan selesai sebelum tahun ajaran baru. (*)

 

Saturday, 19 June 2021 02:40 / Layanan Publik, Pendidikan

Deklarasi SRA, SDN 1 Enrekang Jadikan Sekolah ‘Rumah’ Kedua untuk Anak

ENREKANG — UPT SDN 1 Enrekang melakukan deklarasi Sekolah Ramah Anak (SRA), di Jalan Wolter Monginsidi No. 40 Enrekang. Kecamatan Enrekang, Jum’at (18/06/2021). 

Deklarasi SRA ini ditandai dengan penandatanganan komiten dari pengawas, orangtua siswa, peserta didik dan stakeholder UPT SDN 1 Enrekang.

Kepala UPT SDN 1 Enrekang Syarifuddin mengatakan selain untuk meningkatkan mutu pendidikan tujuan SRA ini juga  sebagai upaya mendukung terwujudnya Kabupaten Enrekang menjadi Kabupaten layak Anak (KLA).

“Alhamdulillah tahun kedua kita menjadi salah satu sekolah yang telah mendeklarasikan SRA. Semoga ini menjadi langkah yang baik untuk kemajuan sekolah dan anak didik.” jelasnya. 

Lebih lanjut ditambahkannya, dengan adanya Deklarasi SRA ini dapat menjadi langkah awal bagi seluruh sekolah untuk komitmen dan menjamin hak anak saat berada dalam sekolah. 

Pengawas SD Wilayah III Kab Enrekang-Cendana Marliah, mengatakan  sekolah idealnya menjadi rumah kedua bagi siswa-siswi. Dalam artian, sekolah menjadi tempat yang menyenangkan dan sekaligus aman, sehingga proses pembelajaran dapat maksimal.

“Dengan adanya program SRA, anak akan tumbuh dan berkembang secara Intelektual, Spritual dan Emosionalnya dengan baik.  Sehingga selain mendapat ilmu pengetahuan anak juga karakternya  menjadi lebih baik” urainya. 

Mengenai langkah-langkah untuk menwujudkan SRA, SDN 1 Enrekang telah membentuk Tim guna membuat program SRA dan mensosilisasikannya. Sehingga seluruh warga sekolah mampu melindungi hak-hak anak selama berada di lingkungan sekolah. (*)

Monday, 15 March 2021 06:26 / Pendidikan

MB Sambut 1233 Mahasiswa PKL Poltekes Kemenkes, Disebar ke 75 Desa

ENREKANG — Bupati Enrekang Muslimin Bando menyambut kehadiran mahasiswa Poltekes Kemenkes, untuk melaksanakan PKL di Enrekang. Acara berlangsung secara daring, Senin 15 Maret 2021.

Terdapat 1.223 Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Makassar yang akan PKL di Enrekang. Mereka disebar ke 12 kecamatan dan 75 desa.

Mereka terbagi dalam dua gelombang. Pertama, 456 peserta mulai turun pada 17 Maret sampai 1 April. Gelombang kedua sebanyak 767 peserta pada 25 Maret sampai 9 April.

“Kami mengucapkan selamat menjalankan tugas di Bumi Massenrempulu,” kata MB dalam sambutannya.

Bupati berharap, program PKL itu dapat menyentuh langsung masyarakat. Utamanya pencegahan stunting dan penanganan Covid 19. Pemerintah menargetkan penurunan stunting jadi 19 persen pada 2022.

“berikan edukasi ke masyarakat. Tentang bagaimana mencegah stunting, hidup sehat dan taat prokes, serta mengajak masyarakat bersedia divaksinasi,” papar MB.

Bupati ingin agar pada saat PKL itu selesai, ada laporan penurunan angka stunting. Juga rekomendasi serta solusi atas masalah-masalah kesehatan yang terjadi di masyarakat Enrekang. (Humas Enrekang)

Wednesday, 20 January 2021 22:49 / Pendidikan

Bupati Enrekang Minta Kepsek Baru Berani Bikin Inovasi di Sekolah

ENREKANG — Bupati Enrekang Muslimin Bando memberi arahan pada Pelatihan Calon Kepala Sekolah SD dan SMP. Acara itu berlangsung di Villa Bambapuang, 19-21 Januari 2021.

Pelatihan ini diikuti 40 orang calon kepala sekolah se-kabupaten Enrekang. Mereka dinyatakan lulus tahapan seleksi yang digelar beberapa waktu lalu.

MB mengatakan, calon kepala sekolah punya tanggung jawab besar. Apalagi sekarang ini. Selain wajib menguasai lima kompetensi kepala sekolah, mereka juga dituntut menguasai teknologi dan keterampilan yang dibutuhkan di era digital ini.

“Maka harus terus meng-update kompetensi diri, agar bisa berinovasi dan membawa perubahan positif pada sekolah yang dipimpinnya,” tegas MB.

Ia percaya, 40 calon kepsek ini adalah yang terbaik. Masing-masing punya kelebihan. “Maksimalkan keterampilan yang dimiliki, demi kemajuan pendidikan di daerah kita,” ujar Bupati, yang telah 30 tahun menjadi guru dan kepsek.

Tingkat pendidikan semua calon kepala sekolah juga menjadi perhatian khusus Bupati. Ia tidak ingin ada kepsek yang hanya berijazah S1.

“segera daftar untuk lanjut magister dan yang sudah magister segera naik daftar lagi menjadi doktor,” tutup MB. (humas pemkab enrekang)

Tuesday, 24 November 2020 22:35 / Pendidikan, PKK Enrekang, Sosial Budaya

HJ.Johra MB, Penurunan angka stunting melalui 1000 HPK

Enrekang,- Bertempat  di Aula kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, Ibu Hj.Johra MB menghadiri acara Penurunan angka stunting melalui 1000 HPK dengan pengasuhan tumbuh kembang balita di kelompok bina keluarga balita, Selasa 24 November 2020.

Disampaikan oleh Pemateri Hj. Ceke Karai, SH, MH, Ketua Pembina Mutu Diklat Propinsi Sulawesi Selatan, Penyebab stuting antara lain  adalah adany polah makan yang salah, polah asuh yang salah, polah hidup yang salah.

Polah makan yang  salah adalah kebiasaan anak remaja, ibu hamil, menyusui dan baduta dalam meng konsumsi makan tanpa memperhatikan kandungan gizi nya. Ukuran makanan ada di leher, bukan karena gizinya.

Misalnya di kulkas ada daging, ikan telur dan lain lain sementara yang di makan adalah indomie, padahal tutunan di dalam pola makan yang sehat adalah kebiasaan.

Pola asuh meliputi mulai dari remaja kita persiapkan sejak dini untuk menjadi calon ibu yg berkualitas.

Banyanya predikat seorang ibu diantaranya ibu adalah sumber mata air kehidupan, sumber kasih sayang, madrasah, tiang negara dan  surga dibawah telapak kaki ibu, dan yang terpenting adalah pengasuhan 1000 hpk.

Kesemuanya inilah yang akan menjadi dasar pengasuhan dalam rangka mempersiapkan generasi emas untuk bangsa ini untuk  20, 30 tahun yang akan datang.

Disamping kita menegakkan pilar pilar, kita  juga hidup teratur. (*)

Tuesday, 3 November 2020 05:06 / Pendidikan

Dipimpin MB, IPHI Enrekang Gelar Maulid dan Pelantikan Pengurus

ENREKANG — Pengurus Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Kabupaten Enrekang menggelar pelantikan pengurus masa bakti 2020-2025. Pelantikan yang dirangkaikan dengan perayaan maulid Nabi Muhammad SAW ini, berlangsung di Kawasan Industri Maiwa, Selasa 3 November 2020.

Hadir pada kesempatan itu, Bupati Enrekang Drs. H. Muslimin Bando, M.Pd yang turut dilantik sebagai Ketua Harian. Turut hadir Wakil Ketua IPHI Sulsel Abubakar Wasahua yang mewakili Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah selaku Ketua Wilayah IPHI Sulsel.

Kepengurusan IPHI yang dipimpin MB, diisi oleh sekretaris H Muhammad Basir, dan bendahara Hj Halifa Bando. Sementara Dewan penasehat dipimpin KH Burhanuddin Abd Azis, dan dewan pembina dipimpin H.Baba.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan optimisme bahwa IPHI bisa berbuat banyak untuk Enrekang. Sebab, komposisi pengurus adalah yang terbaik dari sekira 4 ribu anggota IPHI se-Enrekang

Dia melanjutkan, kepengurusan IPHI dapat mewujudkan kesalehan sosial ditengah masyarakat, utamanya pada masa pandemi ini. MB mengutarakan, kesalehan pribadi mungkin mudah dilakukan, yang cukup berat adalah kesalehan sosial.

“Kesalehan sosial yang dimaksud adalah IPHI turut bertanggungjawab membantu umat, meningkatkan kualitas hidup masyarakat baik dari segi religiusitas maupun ekonomi,” urai MB.

Pengurus IPHI, lanjut MB, dapat berpartisipasi membuka lapangan kerja, bertani dengan memanfaatkan lahan tidur, dan kegiatan-kegiatan sejenis yang meningkatkan taraf hidup umat.

Sementara Wakil Ketua IPHI H Abubakar Wasahua menekankan pengurus IPHI Enrekang agar menjadi organisasi yang sehat, independen, menjaga ukhuwah dan senantiasa memiliki akar keumatan.

“IPHI Enrekang diharapkan segera melakukan konsolidasi organisasi, program, membangun citra positif serta konsolidasi keumatan lintas komponen,” urainya.

Turut hadir Sekretaris IPHI Sulsel H. Rappe, jajaran forkopimda, para kepala OPD, dan para undangan lainnya. (humas)

1 2 3 5