Berita Pemerintahan

//Berita Pemerintahan
Berita Pemerintahan 2017-03-10T13:35:58+00:00
Wednesday, 5 May 2021 05:51 / Pemerintahan

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat, Bupati Enrekang Instruksikan Penegakan Aturan Mudik dan Prokes

ENREKANG — Bupati Enrekang Drs. H. Muslimim Bando, M.Pd menjadi inspektur upacara pada apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2021. Apel berlangsung di Mapolres Enrekang, Rabu 5 Mei 2021.

Apel dihadiri seluruh unsur forkopimda beserta jajaran. Pada kesempatan itu, MB membacakan amanat Kapolri Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si.

“Apel ini adalah pengecekan akhir kesiapan kita semua dalam pelaksanaan operasi ketupat 2021,” kata MB.

Diantara amanat Kapolri, yakni penegakan aturan larangan mudik serta penerapan protokol kesehatan dengan ketat menjelang, saat dan pasca Idul Fitri 1442 H.

“Saya juga meminta kerja sama kita semua untuk senantiasa menjaga situasi yang kondusif dalam menyambut hari raya sekaligus mengingatkan untuk senantiasa menerapkan protokol kesehatan, ” ujar MB.

Sebelumnya, Wakil Bupati yang juga Ketua Satgas Covid-19 Asman menegaskan keselamatan masyarakat tetap merupakan prioritas utama selama pandemi ini.

Di Enrekang sendiri disiapkan empat posko, terdiri dari tiga posko penyekatan dan satu posko pelayanan. Posko pelayanan akan ditempatkan di Poslantas Kota Enrekang, sementara tiga posko penyekatan akan ditempatkan di area perbatasan wilayah Enrekang dengan kabupaten tetangga.

Tiga posko penyekatan tersebut terdiri dari Pos Penyakatan Maiwa (Perbatasan Enrekang-Sidrap), Pos Penyekatan Mallaga (perbatasan Enrekang-Pinrang) dan Pos Penyekatan Alla’ (Perbatasan Enrekang-Tator).

Posko akan dijaga 120 personel gabungan. Terdiri dari Polres, Kodim, Dinas Perbubungan, Satpol PP, BPBD dan Dinas Kesehatan. Posko akan beroperasi efektif 24 jam, mulai 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

“Pemudik dilarang memasuki wilayah Enrekang, dikecualikan bagi perjalanan dinas ASN, pegawai BUMN, BUMD, Polri dan dilengkapi surat tugas, juga kunjungan keluarga yang sakit, berduka, ibu hamil dan melahirkan. Itupun menampilkan surat hasil swab test negatif,” urai Wabup Asman.

Kebijakan tersebut dilakukan demi mencegah penyebaran virus Covid-19 di wilayah Kabupaten Enrekang. (Humas Pemkab Enrekang)

Monday, 3 May 2021 10:41 / Layanan Publik, Pemerintahan

Enrekang Peringkat 3 Kinerja Terbaik Pengelolaan Dana Desa

ENREKANG — Kabupaten Enrekang berhasil meraih penghargaan peringkat ketiga Kinerja Terbaik Pengelolaan Dana Desa 2020. Penghargaan ini dari Kementerian Keuangan RI.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Hj Zubaedah Bando, Senin 3 Maret 2021.

“Alhamdulillah. Kita baru mendapatkan kabar baik ini. Enrekang peringkat ketiga dalam kategori kabupaten besar,” jelas Zubaedah saat dihubungi.

Enrekang menyisihkan kabupaten lain di wilayah DJP Kanwil Parepare. Di peringkat kedua ada Kabupaten Bulukumba dan di peringkat pertama diraih Kabupaten Bone.

“Ini prestasi yang patut disyukuri. Harapan kita, bisa meningkatkan peringkat tahun 2021 ini,” harap Zubaedah.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Nurjannah Mandeha, memuji para kepala desa, seluruh perangkat desa, kepala BPD, pendamping desa yang berkat kinerjanya, menghasilkan prestasi ini.

Ia menjelaskan tahapan panjang yang harus dilewati dalam proses perencanaan hingga pelaporan dana desa, sehingga betul-betul memenuhi syarat.

“Jadi kita bersama DPMD turut memastikan dan memverifikasi semua syarat clear sebelum kita menandatangani persetujuan pencairan. Alhamdulillah tahun 2020 menghasilkan prestasi yang menggembirakan ini,” ujarnya.

Nurjanah menambahkan, tim dari pusat akan berkunjung segera setelah lebaran. Untuk menyerahkan penghargaan ini. Ia berharap seluruh kepala desa dapat dihadirkan. Selain sebagai bentuk apresiasi, juga untuk menunjukkan dan memotivasi desa agar semakin mampu mengangkat nama baik Kabupaten Enrekang hingga ke tingkat nasional. (Humas Pemkab Enrekang)

Wednesday, 17 March 2021 23:04 / Layanan Publik, Pemerintahan

Bupati Enrekang Meresmikan listrik Kampung Baru Bungin, dan Segera Perbaiki Jalan

ENREKANG — Bupati Enrekang Muslimin Bando meresmikan berfungsinya jaringan listrik di Kampung Baru, Kecamatan Bungin, Rabu 17 Maret 2021. Ini pertama kalinya warga desa itu akhirnya menikmati listrik.

Turut hadir bersama bupati, Manager UP2K Sulsel H. Syaifuddin, Manager UP3 Pinrang Rizky Ardiana Bayuwerty, dan Manager ULP Lakawan Muh. Ridho Modeong.

Lewat Program “PLN Menerangi Negeri” listrik di Kampung Baru memiliki jaringan tegangan menengah 3,6 Kms, tegengan rendah 1,02 Kms, dan satu gardu berkekuatan 50 Kva.

“Ini komitmen PLN berupaya menjangkau seluruh wilayah NKRI. Tentu tidak akan berhasil tanpa dukungan Pemda dan masyarakat,” ujar Syaifuddin.

Terdapat 36 rumah telah tersambung aliran listrik. “Kebun-kebun petani juga akan tersambung listrik,” tambah Ridho.

Bupati mengungkapkan kebahagiaannya karena sudah lama warga desa itu mengharapkan listrik. Ia berterima kasih kepada PLN, seraya meminta warga membantu PLN memelihara jaringan listrik tersebut.

“Ini adalah hari bersejarah bagi Kampung Baru. Setelah listrik bisa kita nikmati, kita segera menganggarkan perbaikan jalan dan jembatan tahun ini,” tegas Bupati.

MB berharap, dengan aliran listrik ke rumah dan kebun warga, ditambah akses jalan yang memadai, dapat meningkatkan kesejahteraan desa itu. (Humas Pemkab Enrekang)

Monday, 15 March 2021 11:57 / Pemerintahan

Tahun ini 29 Desa di Kabupaten Enrekang Bakal Gelar Pilkades Serentak

ENREKANG- Kabupaten Enrekang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Enrekang bakal kembali menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Enrekang tahun 2021 ini.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Enrekang, Zubedah Bando mengatakan, prosesi Pilkades akan memasuki tahapan pembentukan panitia di tingkat desa pada bulan September mendatang.

“Tahun ini ada 29 desa di 10 Kecamatan kecuali Anggeraja dan Cendana akan Pilkades, nanti akan ada Panitia Pemilihan Tingkat Desa yang akan dibentuk,” kata Zubedah Bando, Senin (15/3/2021).

Ia menjelaskan, proses tahapan Pilkades serentak 2021 lumayan panjang karena memakan waktu hampir empat bulan.

Sehingga diperkirakan pelaksanaan pencoblosan pada Pilkades serentak tahun ini bakal digelar pada November 2021.

“Tahapannya hampir empat bulan, jadi rencana pelaksanaan pencoblosannya di November 2021 nanti dan pelantikan di Desember,” ujarnya.

Pilkades serentak tahun ini merupakan yang keempat kalinya dilaksanakan di Kabupaten Enrekang.

Sebelumnya, 29 desa telah melaksanakan Pilkades setentak pada tahun 2015, menyusul 55 desa tahun 2017 serta 28 Desa tahun 2019 lalu.

Di Kabupaten Enrekang sendiri terdapat 112 desa yang tersebar di 12 Kecamatan.

Berikut daftar 29 desa di Kabupaten Enrekang yang bakal menggelar Pilkades 2021:

Kecamatan Baraka:
1.Desa Bontongan
2.Desa Perangian

Kecamatan Enrekang:
1.Desa Cemba
2.Desa Temban
3.Desa Ranga
4.Desa Kalupini
5.Desa Rosoan
6.Desa Lembang

Kecamatan Baroko:
1.Desa Patongloan

Kecamatan Alla ;
1.Desa Taulo

Kecamatan Masalle:
1.Desa Buntu Sarong

Kecamatan Maiwa:
1.Desa Salo Dua
2.Desa Palakka
3.Desa Boiya
4.Desa Ongko
5.Desa Labuku
6.Desa Tanete
7.Desa Pariwang
8.Desa Paladang
9.Desa Kalupang

Kecamatan Bungin:
1.Desa Bulo

Kecamatan Curio:
1.Desa Parombean
2.Desa Buntu Barana
3.Desa Mekkala
4.Desa Sanglepongan
5.Desa Curio
6.Desa Buntu Pema

Kecamatan Buntu Batu:
1.Desa Eran Baru

Kecamatan Malua:
1.Desa Dulang

 

Friday, 12 March 2021 07:12 / Bencana Alam, Pemerintahan

POLDA SULSEL CEK PERALATAN DAN KESIGAPAN PENANGGULANGAN BENCANA DI KAB. ENREKANG

Enrekang,- Biro Ops Polda Sul-sel yang dipimpin langsung oleh Kabag Dal Ops AKBP Ade Rahmat melakukan pengecekan peralatan penanggulangan bencana di BPBD Kab. Enrekang. Hal itu di lakukan untuk memastikan kesigapan BPBD dan Polres Enrekang dalam menghadapi bencana, melihat cuaca ekstrim dalam beberapa bulan ini yang sangat rawan dengan kejadian bencana seperti banjir dan tanah longsor.

AKBP Ade Rahmat disambut baik oleh Kepala Pelaksana BPBD Enrekang Drs. Abdullah, MM di Posko Siaga Bencana. Beliau mengecek semua peralatan dan kendaraan pendukung penanggulangan bencana beserta personil BPBD, TNI, Polres dan Damkar.

Kalaksa BPBD, Drs. Abdullah mengatakan bahwa semua peralatan, kendaraan dan personil di Posko selalu siap 1×24 jam, jadi apabila terjadi bencana dapat di tanggulangi dengan sigap. Selain itu koordinasi dan komunikasi setiap pihak terkait juga sangat mendukung demi kelancaran penanganan suatu kejadian bencana, jadi kita butuh kerjasama yang baik bersama Stake Holder dan seluruh komponen masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan yang dilakukan Biro Ops Polda Sul-sel (10/03/2021) di Enrekang tersebut mengharapkan semua personil dan peralatan yang ada dalam penanganan bencana dapat meminimalisir dampak korban dan kerusakan yang di akibatkan.(Humas Pemkab Enrekang)

Saturday, 20 February 2021 00:21 / Pemerintahan

Dewan Pengurus Korpri Kabupaten Enrekang Masa Bakti 2020-2025 Diketuai oleh DR.H.Baba,SE.

 

Hadir langsung mengukuhkan pengurus, Sekretaris Provinsi Sulawesi Selatan (Sekprov Sulsel) Abdul Hayat Gani.

Pada kesempatan itu, Asman berharap Pengurus Korpri mengambil peran lebih besar dalam pembangunan. Demi menjaga marwah lembaga sebagai satu-satunya wadah yang menghimpun pegawai.

“Utamanya pada masa pandemi ini. Dibutuhkan banyak-banyak kolaborasi antar lembaga. Apalagi pengurus Korpri punya sederet potensi yang tentu jika dimaksimalkan, dapat mendukung kemajuan daerah,” urai Asman.

“Korpri juga wadah untuk menguatkan profesionalisme ASN dalam bekerja,” imbuhnya.

Sementara Sekprov menginginkan para pengurus tentang tugas pokoknya serta terus menerapkan panca prasetya.

“Pengurus Korpri wajib menjadi contoh ideal ASN di Kabupaten Enrekang,” harap Sekprov.

Ia juga meneruskan pesan dari Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional (DKPN) Prof Zudan Arif Fakrulloh, agar pengurus Korpri menjadi motor pemulihan ekonomi di daerah.

“Misalnya, kenapa kita di Enrekang tidak buat Korpri Mart ? Ini sudah ada di daerah lain. Sebab potensi ekonominya besar,” ujarnya.

Dewan Pengurus Korpri Enrekang masa bakti 2020-2025 diketuai oleh DR. H. Baba, SE. Dengan jajaran pengurus berjumlah 17 orang. Acara pengukuhan ini berlangsung dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. (Humas Pemkab Enrekang)

 

Friday, 19 February 2021 10:14 / Pemerintahan

NA dan MB Ajak Kades se-Enrekang Manfaatkan Fasilitas Bantuan Keuangan Desa

ENREKANG — Pemprov Sulsel membuka peluang bagi setiap desa di Enrekang mendapatkan bantuan keuangan desa. Hal ini disampaikan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah disela puncak peringatan HUT Ke-61 Kabupaten Enrekang, Jumat 19 Februari 2021.

“Sekarang ada bantuan keuangan desa. Jadi bagi para kades, silahkan dimanfaatkan peluang ini,” kata NA.

Pada acara itu, Gubernur NA dan Bupati Enrekang Muslimin Bando memang sengaja secara khusus menghadirkan seluruh kepala desa.

“Jadi jika ada suatu program atau potensi yang bisa mendongkrak ekonomi warga desa, silahkan diajukan. Bisa lewat pak SAR (Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif, res),” ujar NA.

NA mengatakan bantuan itu sudah ada payung hukum-nya, setelah diinisiasi DPRD Sulsel. Yakni Perda Nomor 9 Tahun 2019 tetang Fasilitas Percepatan Pembangunan Perdesaan.

“Jika selama ini bantuan keuangan desa ada dari pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten, maka melalui perda ini, bantuan keuangan desa juga sudah ada dari pemprov,” ungkapnya.

Bupati MB menyampaikan apresiasinya atas arahan gubernur itu. Pemkab, kata MB siap membantu memfasilitasi pemdes untuk memaksimalkan fasilitas tersebut.

“Ini tentu peluang untuk menggenjot pembangunan di desa. Jadi selain dari ADD, bantuan pemerintah kabupaten, kini juga ada dari Pemprov. Kita dorong kades agar mengkaji apa yang bisa dibangun di desanya,” kata Bupati.

NA dan MB memang dikenal sebagai kepala daerah yang gencar membangun di pelosok. Apalagi kontur geografis Enrekang yang membutuhkan perhatian lebih utamanya di pedalaman. Informasi yang dihimpun, bantuan keuangan desa ini nominalnya bisa mencapai Rp500 juta per desa. (Humas Pemkab Enrekang)

Friday, 19 February 2021 10:01 / Pemerintahan

Puncak HUT ke-61 Enrekang Berlangsung Sukses, Dorong Daya Saing Lewat Infrastruktur, Gubernur Puji Visi Pembangunan Bupati Enrekang

ENREKANG — Puncak acara HUT ke-61 Kabupaten Enrekang berlangsung sukses. Acara dipusatkan di Lapangan Abu Bakar Lambogo dan Anjungan Sungai Mata Allo, Jumat 19 Februari 2021.

Hadir Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Bupati Enrekang Muslimin Bando, Wabup Asman, Anggota DPR RI Mitra Fakhruddin MB, dan Wakil Ketua DPRD Sulsel Syaharuddin Alrif, Wabup Enrekang periode sebelumnya Amiruddin, dan jajaran forkopimda.

Salahsatu rangkaian HUT adalah peresmian Anjungan Sungai Mata Allo. Kemudian gubernur memberikan sambutan dan arahan didepan bupati serta jajaran, termasuk para kepala desa dan lurah yang dihadirkan khusus atas permintaan gubernur.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan terimakasihnya kepada gubernur atas dukungannya terhadap pembangunan infrastruktur Enrekang.

MB menyinggung, anjungan yang kini menjadi salah satu destinasi wisata favorit masyarakat ini, sempat mendapat penolakan. Bahkan DPRD sampai 3x menerima aspirasi terkait rencana pembangunan anjungan ini.

“Saya juga ditanya, baik oleh DPRD, wartawan dan sejumlah kalangan. Saya jawab nanti kalau rampung baru saya berkomentar. Jika bagus dan disenangi, berarti berhasil. Dan hasilnya seperti yang sudah kita saksikan tadi,” kata MB disambut aplaus hadirin.

Anjungan yang menggunakan anggaran Rp13,8 miliar itu, kini menjadi spot favorit masyarakat. Serta jadi tujuan dan persinggahan wisatawan.

Bupati juga menguraikan tekadnya menggenjot infrastruktur hingga pedalaman. Sebab manfaatnya dirasakan betul oleh warga. Misalnya ia mencontohkan, akses Bungin ke Enrekang yang dulunya harus ditempuh berjam-jam bahkan hari.

Sekarang, Bungin ke Enrekang cukup 2 jam paling lama. “Inilah manfaatnya jika bantuan keuangan digunakan dengan efektif,” ujar MB.

Selanjutnya bupati berharap gubernur meloloskan bantuan pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) yang sedang dirancang. Proposal MPP-pun sudah disampaikan ke gubernur.

MPP ini diharapkan mempercepat dan mempermudah pelayanan masyarakat. Utamanya yang berasal dari daerah yang jauh dari pusat kota Enrekang.

* Gubernur Puji Muslimin Bando

Gubernur memuji Bupati Enrekang yang dia anggap punya visi yang luar biasa. Utamanya pada masa pandemi ini, MB mampu memimpin Enrekang dengan mendorong pertumbuhan ekonomi lewat pembangunan infrastruktur, sektor pertanian, perkebunan, pariwisata dan lainnya.

“Kunci daya saing daerah ada pada pembangunan infrastruktur. Perbaikan akses jalan, jembatan, dan sarana prasarana akan segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Gubernur.

Merespon permintaan MB, Gubernur memastikan menyiapkan bantuan keuangan yang proporsional untuk Enrekang. Nilainya tidak ia sebut, sebagaimana kebijakannya di daerah lain.

“Bantuan keuangan daerah tidak kita ganggu meski ada refocusing. Kita melakukan efesiensi di sektor lain,” ungkap NA. Terkait hal ini, dia mempersilahkan Bappeda Kabupaten Enrekang berkomunikasi dengan Bappeda Pemprov.

Nurdin juga memuji penyelenggaraan puncak HUT Enrekang, yang dia sebut layak jadi percontohan daerah lain. Selain penerapan prokes yang disiplin, juga forkopimda hadir lengkap dan kompak.

Puncak HUT juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan dari Bank Sulselbar, serta penyerahan bibit ketapang, cengkeh, dan kayu putih, dari Ketua TP-PKK Sulsel Liestiaty F Nurdin kepada Ketua TP-PKK Enrekang Hj Johra MB. (Humas Pemkab Enrekang)

Sunday, 7 February 2021 05:49 / Pemerintahan

APBDes Makin Efektif dan Transparan, Bendahara Desa se-Enrekang Dilatih Kelola Aplikasi Siskeudes

ENREKANG — Untuk mengoptimalkan penginputan database lampiran Peraturan Desa tentang APBDesa Tahun 2021, serta untuk mengekfektifkan dan mengefesienkan pengelolaan keuangan desa, maka perlu mempercepat proses penginputan APBDesa melalui aplikasi Siskeudes.

Hal ini dikemukakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Enrekang, Zubaedah Bando, saat membuka Bimbingan Teknis Penginputan APBDesa melalui aplikasi siskeudes, Minggu (7/2) pagi, di Aula Villa Bambapuang Enrekang.

Bimbingan Teknis tersebut diikuti para bendahara dari 112 desa yang ada di Kabupaten Enrekang, mulai tanggal 6 Pebruari hingga tanggal 21 Pebruari 2021, bertempat di Aula Villa Bambapuang.

Mereka di bagi dalam empat gelombang. Setiap gelombang masing-masing empat hari dan diikuti 28 peserta. Kegiatan itu menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Para peserta akan diberikan gambaran tentang mekanisme pengelolaan keuangan desa, melalui aplikasi siskeudes dengan berpedoman pada Permendagri 20 Tahun 2018, sehingga diharapkan pengelolaan keuangan desa dapat tepat waktu sesuai ketentuan yang berlaku,” jelas Zubaedah.

“Kedepan, tugas bendahara desa sangat berat. Pesan saya, harus berhati-hati agar tidak melanggar aturan,” harap Zubaedah.

Sementara, Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Muhammad Sukri menambahkan, proses penginputan APBDesa harus selesai pada bulan Pebruari.

“Target kita adalah bulan Pebruari ini seluruh proses penginputan APBDesa sudah harus selesai,” tegas Muhammad Sukri.

Selama kegiatan, pata peserta akan dibimbing langsung oleh Kepala DPMD dan para pejabat di Bidang Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten Enrekang.

Aplikasi Siskeudes adalah aplikasi pengelolaan keuangan desa yang dikembangkan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), untuk meningkatkan kualitas tata kelola keuangan desa. (Humas Pemkab Enrekang)

Wednesday, 3 February 2021 06:49 / Pemerintahan

MB : PAMSIMAS di Enrekang Dinikmati 64 Ribu Warga, Investasi Capai Rp25,7 Miliar

ENREKANG — Bupati Enrekang Muslimin Bando memaparkan pelaksanaan program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (PAMSIMAS), pada virtual meeting Misi Dukungan Implementasi Bank Dunia. Acara berlangsung via Zoom pada Rabu, 3 Februari 2021.

Bank Dunia sendiri merupakan funding atau donatur PAMSIMAS. Bupati Enrekang bersama Bupati Asahan Sumatera Utara dipilih Bank Dunia untuk memberi testimoni.

MB memaparkan, PAMSIMAS direncanakan sejak 2016 dan dilaksanakan mulai 2017 lalu hingga kini. Sarana air minum dan sanitasi yang dibangun hingga 2020, telah menyentuh 71 desa dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 15.315 KK atau 64.474 jiwa.

“Nilai investasinya pun fantastis. Mencapai Rp25,7 miliar. Pekerjaan ini juga tentu menyerap tenaga kerja lokal yang tidak sedikit,” jelas MB.

Untuk 2021, kembali akan dilaksanakan di 10 desa dengan nilai investasi Rp2,4 miliar.

Capaian itu juga membantu pemerintah dalam target RPJMD. Indikator pemenuhan air bersih dan sanitasi yang ditsrget 94,57 persen terealisasi hingga 98 persen. Angka stunting mampu diturunkan menjadi 23.30 persen.

“Keberhasilan ini tentu kolaborasi dukungan anggaran APBN, DAK, APBD, ADD, dan dari pihak luar seperti CSR Bank Sulsel dan Baznas,” jelas bupati.

Dukungan yang juga signifikan adalah diterbitkannya regulasi oleh Pemda yang mempermudah stakeholder dalam mengelola air bersih.

“Kedepan, aset PAMSIMAS ini akan kita jaga. Bahkan kita kembangkan dengan menambah kapasitas, jaringan, sambungan rumah dan menjaga sumber air tetap aman dan lestari,” papar MB.

Bupati tak lupa berterima kasih kepada Bank Dunia, Kementerian PUPR, Bappenas, konsultan dan semua yang terlibat sampai teknis di lapangan. “Kita berharap program PAMSIMAS ini terus berlanjut, dengan harapan meningkatkan taraf hidup masyarakat di pelbagai aspek,” tutupnya. (Humas Diskominfo Enrekang)

1 2 3 13