Berita Pendidikan

//Berita Pendidikan
Berita Pendidikan 2017-03-10T13:38:11+00:00
Friday, 18 October 2019 09:00 / Pendidikan

Bupati Enrekang Siapkan Generasi Produktif dan Mandiri

ENREKANG, — Bupati Enrekang, H. Muslimin Bando tak pernah kehabisan akal untuk mempersiapkan generasi muda usia produktif menjadi generasi yang siap mandiri dan benar – benar produktif dengan membekali mereka berbagai Skill.

Bupati tidak ingin jika generasi muda di Enrekang semakin hari semakin bertambah menjadi pengangguran tidak kerja dan akan jadi beban orangtua, keluarga dan Pemerintah.

Untuk itu sejak tahun 2018 Bupati bekerjasama dengan Britania fokus pada Program persiapan tenaga kerja untuk keluar Negeri. Meskipun sejak tahun 2015 dengan Britania, Pemkab Enrekang telah bekerjasama memberikan pelajaran bahasa Inggris untuk Putra Putri Enrekang.

Tahun 2018 sebanyak 60 orang generasi usia produktif telah mendapat pelatihan Bahasa Inggris dan pendidikan kepribadian atau pendidikan karakter dari Britania.

Bupati mengatakan 60 persen dari anak – anak itu saat ini sudah bekerja baik dikapal pesiar maupun diperhotelan.

Dia berharap sisanya akan mendapatkan pekerjaan seperti yang mereka inginkan.Hal tersebut disampaikan Bupati pada acara Deuthschtraining / Pelatihan Bahasa Jerman  untuk persiapan magang di Jerman, yang berlangsung di Pendopo Rujab Bupati, Jumat (18/10/2019).

“Sebanyak 60 orang generasi muda itu kita persiapkan untuk naik dikapal pesiar dan masuk diperhotelan, untuk itu selain kita beri keterampilan bahasa Inggris, mereka juga dibekali keterampilan perhotelan dan kapal pesiar”. Kata Bupati.

Tahun 2019 Pemkab kembali membuka program bagi generasi muda Enrekang untuk  ikut pelatihan Bahasa Jerman sebagai persiapan magang dan bekerja di Jerman. Tahap awal pelatihan ini akan diikuti sebanyak 30 orang dan akan mengikuti pelatihan selama 6 hingga 7 bulan di Makassar.

Program yang dilakukan Pemkab Enrekang melalui Dinas koperasi,UMKM, Nakertrans Kab. Enrekang adalah salah satu upaya untuk menekan angka pengangguran tidak kentara yang setiap tahun terus bertambah di Enrekang.

“Kita berharap program ini akan menjadikan Pilot Project untuk merangsang generasi muda lainnya ikut dalam program ini juga. Untuk itu tahun 2020 kita anak anggarkan kembali karena ini adalah salah satu upaya menurunkan angka pengangguran tidak kentara “. ujarnya.

Untuk mengikat agar 30 Peserta tersebut betul – betul komitmen mengikuti program belajar maka orang tuannya dilibatkan dan diminta untuk menandatangi surat pernyataan mendukung program yang dijalan anak mereka selama dalam proses belajar.

Sementara itu Direktur Britani Saharuddin Pata atau yang akrab disapa Mr. Syah mengatakan,  keberadaan Britania di Kabupaten Enrekang adalah untuk membantu merealisasikan program Pemkab Enrekang terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia dibidang bahasa dan pendidikan karakter.

“Namun didua tahun terkhir ini program kita fokus penyiapan tenaga kerja siap pakai. Yang pertama kami lakukan tahun lalu dibidang Perhotelan dan kapal pesiar dan kapal niaga dan Alhamdulillah 60 persen sudah terserap”. Kata Sahar.

Dia mengatakan yang ikut dikapal Pesiar mereka sudah berlayar ke Asia Timur seperti Korea, Jepang dan Rusia sementara yang diperhotelan masih seputar Indonesia.

Wednesday, 28 August 2019 05:33 / Pendidikan

Bupati Enrekang: Kualitas Kepala Sekolah Turut Menentukan Mutu Pendidikan

post thumbEnrekang – Komitmen Pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan terus dilakukan. Puluhan Kepala Sekolah TK, SD dan SMP terdiri dari 30 Calon Kepala Sekolah yang  baru mengikuti seleksi dan 40 Kepala Sekolah Defenitif mengikuti Diklat Penguatan Kompetensi.

Bupati Enrekang Muslimin Bando berharap, diklat penguatan kompetensi nantinya akan melahirkan kepala sekolah berkualitas yang mampu diteladani setiap pendidik yang ada di sekolah tersebut.

Untuk itu, dia minta seluruh peserta fokus mengikuti diklat. Melalui diklat ini, para Kepala Sekolah akan bekerja secara professional, sehingga keinginan menciptakan kualitas Kepala Sekolah dan guru-guru di sekolah yang lebih baik dapat terwujud.

“Saya berharap Diklat ini bisa mengasilkan Kepala Sekolah yang berkualitas. Kita sudah mengeluarkan anggaran  ABPB Rp271 juta untuk calon Kepala Sekolah dan Rp350 juta untuk Kepala Sekolah Defenitif. Saya berharap kegiatan ini diikuti dengan baik,” kata Muslimin Bando, usai memantau pelaksanaan diklat di Rumah Jabatan Bupati Enrekang, Rabu (28/8/2019).

Bupati yang juga mantan Kepala Sekolah SMA Muhammadiyah Belajen ini mengatakan, sejak dulu dia telah berkomitmen untuk terus memperhatikan pendidikan di Enrekang.

Dia menjelaskan telah menganggarkan sekitar Rp14 miiliar untuk program Pendidikan Emas dan Rp6 miliar untuk tunjangan guru terpencil setiap tahunnya.

“Sektor pendidikan memang wajib mendapatkan perhatian khusus. Nasib negara ini ke depannya, ada ditangan guru. Bagaimana kinerja guru agar kualitas pendidikan semakin meningkat,” ujar bupati.

Acara ini berlangsung di Pendopo Rujab Bupati Enrekang, dan dibuka Senin (26/8/2019) Sebagai Narasumber Kepala LPMP Sulsel Abd. Halim Muharram, serta narasumber dari Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS). (MC Enrekang/Lubis).

Sunday, 25 August 2019 05:36 / Agama, Pendidikan

Berdayakan Da’I Muda, Pemkab Enrekang Beri Insentif Selama Satu Tahun

post thumb

Enrekang– Pemkab Enrekang lewat gerbang Emas jilid II Religius dan berkelanjutan terus dikembangkan sehingga untuk mewujudkan program tersebut, bupati memberikan SK 67 tenaga da’i muda untuk berdakwah di seluruh wilayah Kabupaten Enrekang.

“Sebanyak 67 Da’i muda yang telah dididik khusus keagamaan kini telah kembali ke daerah dan diterima Bupati Enrekang, sekaligus diberikan SK tugas da’i disejumlah wilayah kecamatan,” ungkap Plh. Sekda Enrekang Dr. H. Baba,SE.MM diruang pendopo Bupati Enrekang, Minggu  (25/8/2019) sore.

Dikatakan Plh Sekda Dr. Baba, acara penerimaan para Da’i muda maspul ditandai penandatangan tugas selama 1 tahun dengan insentif yang dianggarkan APBD TA. 2019 dan berkelanjutan.

“Kontrak kerja per tahun dimaksud memberi ruang adanya evaluasi kinerja setiap tahunnya serta menjadi masukan untuk perpanjangan kontrak kedepan sebagaimana dicanangkan didalam visi misi pak bupati Muslimin Bando, “ ucap Plh.Sekda Dr. H Baba, SE.MM.

Bupati Enrekang, H. Muslimin Bando (MB) bertekad membangun kabupaten Enrekang, maju, aman, sejahtera dan bertaqwa yang antaranya diisi penciptaan SDM para da’i keagamaan berkemampuan khusus.

Lanjut Muslimin Bando, intinya kemampuan khusus itu ada 4 kemampuan dasar harus dimiliki para tenaga ahli keagamaan dalam membangun, masyarakat Enrekang yang bertaqwa.

Menurut Muslimin Bando, para da’i itu mampu jadi imam Masjid yang baik, mampu jadi guru ngaji yang baik, mampu jadi khatib yang baik, dan mampu berceramah agama secara baik pula, ini muaranya ialah menciptakan masyarakat Enrekang yang religius.

“Tidak mungkin akan dicapai suatu masyarakat religius kalau para da’i tidak tahu apa yang dilakukan dan bagaimana melakukan,” tegas bupati Muslimin Bando.

Hadirnya tenaga ahli keagamaan untuk memberi pengetahuan agamanya serta mengamalkan diseluruh aspek kehidupan dan suatu saat bisa diharap menjadikan masyarakat Enrekang yang bertaqwa, indah yang agamais.

“Dapat terbangun suasana masyarakat yang baldathun thoyyibatun wa rabbun gafuur,” tuturnya.

Dalam motivasi yang lain tak kalah strategisnya dicitakan oleh Bupati Enrekang Muslimin Bando diera keduanya yakni terbangun keseimbangan.

Kata MB pula yaitu terjalin keseimbangan pembangunan, sejauh ini pemda Enrekang telah sentuh infrastruktur dibangun dan tempat peribadatan seperti masjid begitu meluas ditengah masyarakat.

“Dari pola pikir dan gairah membangun masjid itulah harus pula diisi SDM dakwah (da’i) untuk mengisinya supaya dapat berimbang, pembangunan masjid begitu responsif dibarengi pula para da’inya syiar keagamaan didalamnya, “jelasnya.

Terkait tugas mulia masih SK temporal, bupati dua periode MB menegaskan tak menutup diberi SK tetap.

“SK yang diberikan pada para da’i berjalan pertahun dan tetap dilakukan evaluasi, satu saat diberi SK permanen sebab anggarannya tetap terakomodir dalam APBD Enrekang,” kata Muslimin Bando.

Tampak Kepala Kemenag H. Kamaruddin SL, MAg, H. Syawal Sitonda MAg,pimpinan ponpes, Kapolres AKBP Ibrahim Aji, SIk, para Camat di pendopo rujab Bupati setempat. (mcEnrekang.Mas.Lubis).

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Saturday, 17 August 2019 01:57 / Pemerintahan, Pendidikan

Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Enrekang

 

Enrekang – Sebanyak 73 orang anggoa Paskibraka Kabupaten Enrekang dikukuhkan Bupati Enrekang H.Muslimin bando di Ruang Pendopo Rujab Enrekang, Jumat (16/8/2019), dihadiri unsur Forkopimda, kepala OPD, serta pelatih Paskibraka dari TNI-Polri.

Setelah melalui penggemblengan selama satu bulan lebih pada pemusatan latihan, Paskibraka Kabupaten Enrekang dikukuhkan untuk melaksanakan tugas pada peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74, pada 17 Agustus 2019.

Bupati Enrekang, H.Muslimin Bando didamping Wakil Bupati Asman, dihadapan siswa-siswi anggota Paskibraka mengatakan, pengukuhan ini merupakan penegasan kesiapan Paskibraka mengemban tugas berat.

Tugas mereka adalah mengibarkan bendera Merah Putih pada peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI.

“Momen ini akan jadi sejarah dalam hidup kalian, karena itu jalankan tugas dengan kedisiplinan, sorotan dan tatap mata seluruh peserta upacara dan warga sekitar jadikan pemantik semangat untuk mempersembahkan yang terbaik,” kata Bupati memberi semangat.

Selain itu, Paskibraka juga harus menanamkan rasa bangga menjadi pilihan putra-putri terbaik di Kabupaten Enrekang. Akan mewakili seluruh masyarakat, mengibarkan bendera merah putih pada saat peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di Lapangan Abu Bakar Lambogo Batili, Sabtu 17 Agustus 2019. (McEnrekang.Lubis)

Wednesday, 7 August 2019 07:48 / Pendidikan

Bantuan Zakat Baznas Ke Siswa Tidak Mampu “Enrekang Cerdas”

 
post thumb

Enrekang, InfoPublik – Bupati Enrekang, Sulawesi-Selatan H. Muslimin Bando menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah untuk siswa kurang mampu, kepada seribu lebih siswa tidak mampu di Aula Pendopo Rujab Bupati, Rabu (07/08/2019). Kegiatan ini merupakan program Baznas, yakni “Enrekang Cerdas”. Bantuan itu dikhususkan untuk anak dari keluarga kurang mampu.

Bantuan disalurkan untuk 1385 siswa. Terdiri dari 700 orang Siswa SD/MI dan 685 orang siswa SMP/MTs, dengan nilai total Rp300 juta. Bupati Enrekang berharap bantuan itu bermanfaat besar bagi para siswa.

 “Jangan lihat jumlahnya. Ini niat baik pemerintah dan semua pihak yang terlibat, yang peduli dengan pendidikan anak-anak kita,” jelasnya.

Bupati berlatar pendidik ini menggagas agar para penerima bantuan bisa diberikan semacam sertifikat, sehingga kedepan dapat dipakai anak-anak kita mengurus beasiswa seperti Bidikmisi dan sebagainya. Muslimin Bando juga menyampaikan terimakasih kepada Baznas, khususnya para ASN yang kontribusinya paling besar dalam menyalurkan zakat profesi via Baznas.

Melihat besarnya potensi zakat tersebut, Bupati berharap Baznas juga bisa bekerjasama untuk penyaluran zakat dari kalangan kontraktor, pedagang, pebisnis hotel, bahkan petani dan peternak. Hadir pada acara itu, sejumlah pejabat seperti Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Kepala BKDD drh Junwar M.Si, Kabag Hukum, serta Ketua dan jajaran pengurus Baznas Enrekang, jajaran kepala sekolah, serta orangtua dan siswa penerima bantuan. (McEnrekang.hmas)

Monday, 5 August 2019 07:44 / Pendidikan

Wabup Enrekang Memotivasi Calon Paskibraka 2019

post thumb

Enrekang – Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) yang akan bertugas mengibarkan Bendera Merah Putih, pada Upacara Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republlik Indonesia ke-74 (HUT RI) tahun 2019, kembali mendapat suntikan moril dan motivasi dari Wakil Bupati Enrekang.

Wakil Bupati Enrekang Sulawesi Selatan Asman, SE mengatakan, sebelum melaksanakan tugas pengibaran bendera, anggota Paskibraka dituntut memiliki wawasan kebangsaan dalam hal nasionalisme, sehingga akan tumbuh kebanggaan pada pribadinya, pada kelompok pengibar dan nanti pada akhirnya jadi panutan dalam masyarakat.

“Nilai-nilai kebangsaanlah yang berhasil mempersatukan kita sebagai Bangsa, dan berhasil pula mengatasi berbagai ancaman, yang mengancam kelangsungan berbangsa dan bernegara serta pembangunan nasional,” kata Wabup Asman, di hadapan seluruh calon anggota Paskibraka di Aula SKB Enrekang, Minggu, (04/08/2019).

Ditambahkan, para pelajar calon anggota Paskibraka pada perayaan HUT RI ke-74 tanggal 17 Agustus nanti, bisa menjadi contoh bagi para pemuda lainnya dalam mengisi pembangunan di daerah, dan terus menjunjung tinggi nilai-nilai yang terkandung pada Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 dalam setiap langkah dan tindakan.

“Selamat kepada adik-adik semua, terpilih sebagai calon anggota Paskibra adalah orang-orang yang terpilih sebagai putra putri terbaik bangsa, dan mendapatkan kesempatan untuk mengemban misi yang mulia mengibarkan bendera merah putih pada peringatan detik-detik proklamasi 17 Agustus mendatang di lapangan Abubakar Lambogo Batili Enrekang,” katanya.

Untuk itu, Wabup Enrekang, Asman mengharapkan generasi penerus bangsa untuk tidak mudah terpengaruh dengan budaya asing, anggota Paskibraka harus mampu memilah mana yang patut untuk ditiru, dan mana yang tidak, yang justeru kelak akan mengancam kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia.

Dia yakin, para generasi muda utamanya generasi penerus Enrekang, peka, serta dapat mengatasi ancaman yang akan memecah belah keutuhan NKRI, baik yang datang dari luar, maupun dalam negeri yang bisa menghancurkan bangsa Indonesia.

“berfikir jernih, cerdas, bijak, dan kritis, merupakan kunci keberhasilan dimasa mendatang, Melalui kegiatan ini diharapkan para calon anggota Paskibra dapat memahami arti hidup dan berjiwa sosial, serta dapat menumbuhkan jiwa juang, demi utuhnya NKRI serta nantinya mampu menularkan kepada generasi muda lainnya. (McEnrekang.Lubis)

Wednesday, 3 July 2019 11:59 / Pendidikan

PUSTAKAWAN ENREKANG JADI JUARA SATU DI TINGKAT PROVINSI

 

Pustakawan Enrekang Juara I Lomba Pustakawan Terbaik Sulsel

Pustakawan Dispustaka Enrekang, Irsan 

ENREKANG – Prestasi gemilang berhasil ditorehkan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispustaka) Kabupaten Enrekang.

Pustakawan mereka atas nama Irsan, S.IP berhasil meraih juara satu dalam lomba pustakawan berprestasi terbaik tingkat Sulsel 2019.

Dalam lomba tersebut, Irsan berhasil mengalahkan sekitar 30 Pustakawan lainnya dari berbagai kabupaten di Sulsel.

Informasi tersebut diperoleh dari berita acara penetapan juara lomba dari Dispustaka Sulsel nomor 041/762/Dispus Arsip, tertanggal 24 Juni 2019.

Dalam berita acara itu, Pustakawan Dispustaka Enrekang, Irsan memeperoleh total nilai 85,80.

Nilai tersebut merupakan yang tertinggi dari seluruh peserta yang ikut pada lomba itu.

Sementara di posisi kedua adalah Pustakawan dari Universitas dari Patria Artha Makassar, Adipar dengan total nilai 85,50.

Sementara posisi ketiga ada pustakawan asal Universitas Usman Bin Affan UMI Makassar, Nurlinda dengan nilai 85,15.

Hal itupun disambut baik oleh Irsan. Menurutnya keberhasilannya tersebut adalah hasil dari kerja dan karyanya selama ini untuk literasi di Enrekang.

Apalagi ini pertama kalinya Kabupaten Enrekang ikut dan pertama kali juga mendapat juara satu.

“Alhamdulillah bisa raih juara satu, ini tentu akan menambah kapasitas dan semagat bekerja saya, agar dapat terus mengembangkan budaya literasi di masyarakat,” kata Irsan, Rabu (3/7/2019) siang.

Irsan menjelaskan, dalam lomba tersebut memang tergolong berat sebab, ada tiga tahapan tes yang harus dilalui.

Yaitu adalah tes kemampuan dasar di bidang perpustakaan dan literasi, wawancara langsung oleh tim juri termasuk karya yang dihasilkan san persentase langsung di para depan juri.

Dalam tahapan tes wawancara, Irsan, mengaku menjabarkan apa-apa yang telah dikerjakannya selama dua tahun menjadi pustakawan.

Seperti terlibat dalam fasilitator pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial, dimana sudah ada 26 desa yang telah difasilitasi.

Selain itu juga kerap aktif dalam pengembangan diri dengan menulis artikel baik blog, opini dan buku.

“Tapi yang membuat terkesan mungkin karena saya adalah salah satu trainer untuk transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, yang dikembangkan oleh Perpusnas 2018-2019. Saya mendampingi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan dan jadi Master Trainer,” ujarnya.

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Friday, 22 March 2019 02:51 / Pendidikan

Dispustaka Enrekang Memeriahkan Acara Pekan Literasi 2019 dengan menghadirkan Pameran Buku

Enrekang – Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca Kabupaten Enrekang mengadakan motivasi membaca kepada warga Enrekang dalam kegiatan Pekan Literasi 2019 Kegiatan yang berlangsung di Perpustakaan Umum Enrekang ini, dihadiri dari kalangan pengajar, mahasiswa, warga binaan Lapas, dan pelajar. Baru-baru ini Rabu (20/03/2019).

Muh Fihris Khalik, Ph.D selaku pembicara menerangkan alasan mengapa membaca itu baik. Berdasarkan pengalamannya, ia melihat minat baca masyarakat memang masih terkait dengan ketersediaan koleksi dan kreativitas perpustakaan. Menurutnya masih penting bagi pemerintah daerah untuk mendorong masyarakat membaca.

“Jika ingin lebih berkembang budaya baca kita, tentunya beberapa masukan bisa  diperhatikan, seperti kebijakan literasi, memperbanyak sosialisasi membaca, ketersediaan koleksi, kreativitas perpustakaan”, kata Ketua GPMB Enrekang.

Sementara untuk mendorong anak-anak saat ini, bisa diupayakan dengan pendekatan yang adaptif atau melihat gaya mereka saat ini. Termasuk ia mengharapkan agar para guru di sekolah bisa menciptakan inovasi dalam mengajak siswanya membaca.

“Jika boleh sekolah memberi tugas yang berbasis perpustakaan,” ujar Muh Fihris Khalik.

Pada kesempatan yang sama, ia mengharapkan agar pemangku kebijakan dapat menampung aspirasi masyarakat dalam peningkatan daya baca. Ia pun mengharapkan adanya dukungan pimpinan daerah kepada lembaga masyarakat seperti GPMB Kabupaten Enrekang untuk terus bergerak mengajak masyarakat Enrekang membaca.

selain itu Dispustaka Enrekang memeriahkan acara Pekan Literasi 2019 dengan menghadirkan Pameran Buku. Kali ini bekerjasama dengan penerbit Mizan dan Mojok, dan Dialektika Bookshop. Buku-buku yang dijual terbilang murah. Untuk buku murah koleksi anak harganya mulai dari harga 2.000, 5.000 hingga 15.000. Sementara buku seperti Mojok dijual perpaket, ada yang 5 judul buku hanya dengan harga 85.000 dab masih banyak paket yang murah. Paket murah ini juga merupakan Tour Ke Kota penerbit Mojok bersama Dialektika.

“Syukur, ada penerbit Indie yang mau tur ke Enrekang. Apalagi buku-bukunya banyak yang menarik dan ditawarkan dengan harga yang sebenarnya murah”, ujar Irsan, Pustakawan Dispustaka Enrekang. Baru-baru ini di hadapan kontributor MataKita Enrekang, Kamis (21/03/2019)

Pameran buku rencananya digelar hingga jumat sore. Bagi warga Enrekang yang suka dengan buku, datang saja ke Perpustakaan Umum Enrekang. Selain itu, tentu bisa melihat pameran foto dan menyaksikan lomba puisi di lokasi pameran.

 

Wednesday, 13 March 2019 06:52 / Pendidikan

DISPUSTAKA KABUPATEN ENREKANG AKAN MELAKSANAKAN PEKAN LITERASI 2019

Enrekang-Dispustaka Enrekang mengadakan Pekan Literasi. Adapun tema kegiatan yakni “Literasi Untuk Kesejahteraan”. Tema ini menandakan peran Dispustaka Enrekang untuk ikut serta mendorong kesejahteraan masyarakat melalui transformasi layanan perpustakaan.

Melalui kegiatan Pekan Literasi, masyarakat Enrekang pun diharapkan mendapatkan pengetahuan yang nantinya dijadikan sebagai motivasi pengembangan diri peserta. Dengan begitu, pengetahuan tidak hanya diperoleh dari membaca buku, tetapi juga lewat beragam kegiatan di perpustakan.

“Itulah yang selama ini kita ingin rubah, bahwa perpustakaan bukan hanya tempat membaca. Tetapi juga bisa menjadi tempat berbagi pengetahuan dan berkegiatan,” ujar Herliany, Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Minat Baca.

Selama sepekan (18-22) akan ada beberapa kegiatan yang digelar, diantaranya Pidato Literasi, Short Course Menulis Puisi, Workshop Story Telling, Workshop Menulis Artikel, Workshop Istagram Marketing, Workshop Video Journalism, Bincang Buku, Pameran Buku dan Foto.

Di samping itu untuk memeriahkan literasi di perpustakaan, diadakan lomba mewarnai, lomba cipta dan baca puisi, dan lomba pidato literasi. Gelaran lomba yang menyasar ke pelajar ini dijadikan sebagai perkenalan awal kepada peserta tentang makna penting literasi.

“Jadi saat mereka membawakan materi lomba, saat itulah mereka juga belajar tentang arti literasi,” jelas Herliany.

Pekan Literasi kali ini juga menghadirkan pemateri yang profesional di bidangnya. Mereka merupakan praktisi yang berpengalaman, sehingga diarahkan dapat memandu peserta untuk belajar langsung dan melakukan proses kreatif pada saat workshop.

Dispustaka Enrekang akan mengadakan kegiatan Pekan Literasi 2019. Beberapa item kegiatan yang diadakan diantaranya:
1. Workshop Menulis Artikel
2. Short Course Menulis Puisi
3. Workshop Ekonomi Digital
4. Workshop Story Telling
5. Workshop Video Jounalism
6. Pendidikan Pemustaka: Motivasi Membaca
7. Lomba Mewarnai Tingkat TK/PAUD
8. Lomba Pidato Literasi Tingkat SLTP
9. Lomba Cipta dan Baca Puisi Tingkat SLTA
10.Pameran Buku dan FotoBagi yang ingin melakukan pendaftaran dan melihat jadwal lengkapnya, silahkan mengklik tautan 👨‍💻 bit.ly/2tkIcVx

Friday, 8 March 2019 01:44 / Pendidikan

Kepala Dikbud Enrekang Ingin Semua SMP di Kabupaten Enrekang Laksanakan UNBK

ENREKANG – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk para siswa Sekolah Menegah Pertama (SMP) bakal dilangsungkan April 2019 mendatang. Sekolah Menegah Pertama (SMP) mulai melakukan persiapan melakukan UNBK tersebut.

Tak terkecuai di Kabupaten Enrekang, sekolahpun mulai melakukan tahapan persiapan jelang UNBK.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Enrekang, Jumurdin, pihaknya sudah meminta agar sekolah-sekolah mematangkan persiapan jelang pelaksanaan UNBK.

Apalagi dirinya menginginkan semua SMP di Kabupaten Enrekang bisa melaksanakan UNBK.

“Kita ingin semua SMP laksanakan UNBK tahun ini, supaya tak ada lagi yang pakai sistem Ujian Berbasis Kertas dan Pensil,” kata Jumurdin, Kamis (7/3/2019).

Ia menjelaskan, saat ini dari 46 sekolah SMP di Kabupaten Enrekang tersisa enam sekolah yang belum melaporkan kesiapannya melaksanakan UNBK.

Selebihnya, mengaku telah siap melaksanalan UNBK di sekolah masing-masing.

“Makanya yang enam sekolah itu kita masih upayakan fasilitasi agar semua bisa laksanakan UNBK, pokoknya target kita semua upayakan harus UNBK,” ujarnya.

Berikut jadwal nasional UNBK SMP/sederajat:

1. Bahasa Indonesia: Senin, 22 April 2019, terbagi atas 3 sesi (Pk 07.30 – Pk 09.30, Pk 10.30 – Pk12.30 dan Pk 14.00 – Pk 16.00).

2. Matematika: Selasa, 23 April 2019, terbagi atas 3 sesi (Pk 07.30 – Pk 09.30, Pk 10.30 – Pk12.30 dan Pk 14.00 – Pk 16.00).

3. Bahasa Inggris: Rabu, 24 April 2019, terbagi atas 3 sesi (Pk 07.30 – Pk 09.30, Pk 10.30 – Pk12.30 dan Pk 14.00 – Pk 16.00).

4. IPA: Kamis, 25 April 2019, terbagi atas 3 sesi (Pk 07.30 – Pk 09.30, Pk 10.30 – Pk12.30 dan Pk 14.00 – Pk 16.00).

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]

Saturday, 2 March 2019 05:49 / Pendidikan

Program Pendidikan Emas Pemkab Enrekang Siapkan Rp 4,2 Milyar Untuk Guru Daerah Terpencil

Pemkab Enrekang Siapkan Rp 4,2 Milyar Untuk Guru Daerah TerpencilENREKANG – Ketimpangan jumlah guru atau tenaga pendidik di daerah pelosok dengan wilayah perkotaan masih kerap menjadi masalah dalam bidang pendidikan.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Enrekang berupaya melakukan pemerataan jumlah guru antara sekolah di perkotaan dan di daerah terpencil. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memberikan gaji tambahan bagi para guru yang mau mengajar di wilayah terpencil.

Anggaran sebesar Rp 4,2 miliar pun telah disiapkan Pemkab Enrekang untuk tunjangan guru daerah terpencil tersebut.

“Iya tahun ini kita siapkan anggaran Rp 4,2 miliar untuk tambahan penghasilan bagi para guru yang mengajar di daerah terpencil,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Enrekang, Jumurdin, Jumat (1/3/2019).

Ia menjelaskan, adanya anggaran tersebut adalah bagian dari program pendidikan emas Pemkab Enrekang.

Hal itu sebagai upaya pemerataan guru di setiap sekolah dan tak terjadi lagi guru hanya menumpuk di wilayah perkotaan.

“Kita ingin memberikan motivasi, agar guru di kota mau mengajar di daerah terpencil. Dan saat ini sudah banyak guru yang berminat mengajar di tempat terpencil,” ujarnya.

Ia pun berharap, dengan meratanya jumlah guru di sekolah terpencil dan perkotaan maka kualitas pendidikan di Enrekang makin meningkat.

 

Thursday, 7 February 2019 05:37 / Pendidikan

PELAJAR ENREKANG DIJADIKAN CONTOH PENGENDARA TERTIB LALIN

post thumbEnrekang-Untuk menekan angka kecelakaan Lalu Lintas Jalan, Polres Enrekang jadikan Pelajar sebagai salah satu contoh pengendara tertib berlalu lintas.

“Pelajar di Enrekang sebahagian besar ke sekolah menggunakan kendaraan sendiri, karena itu dengan menjadikan pelajar contoh berkendara, maka pelajar makin sadar dalam berkendara,” kata Kasat Lantas Polres Enrekang AKP Abdul Azis usai melakukan kunjungan di SMA 2 Enrekang, Rabu (6/2/2019).

Menurutnya, upaya ini terus dilakukan Polres Enrekang dengan menggalakkan Milennial Road Safety Festival, melalui sosialisasi ke sekolah-sekolah sebagai tindak lanjut program nasional Polri. Sebelumnya dua sekolah yang menjadi sasaran sosialisasi pertama di SMAN 2 Enrekang, sementara lokasi kedua di SMPN 1 Enrekang, selanjutnya untuk sejumlah sekolah lainnya juga akan menjadi tujuan berikutnya.

mengatakan, “Dengan menjadikan pelajar sebagai salah satu contoh pengendara tertib berlalu lintas, diharapkan akan menekan terjadinya kecelakaan di jalan, utamanya pada usia produktif.”kata Azis

Sebelumnya, Kapolres Enrekang Ibrahim Aji mengatakan, mengamati data kecelakaan yang ada, disebabkan disiplin berlalu lintas pada umumnya masih sangat rendah. Terlebih lagi para pelajar meskipun ada juga sebagian di antaranya sudah tertib dan disiplin.

“Jadi Polri terus berupaya mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas khususnya laka lantas yang melibatkan usia produktif atau usia milenial,” ungkapnya.

Salah satu strateginya, Polri mendeklarasikan suatu bentuk dukungan atau partisipasi masyarakat yaitu milennial road safety festival (MRSF). Pihaknya mengharapkan dukungan siswa dan guru untuk bersinergi dalam menjaga dan mewujudkan keselamatan para pelajar dari kecelakaan berlalu lintas

“Mari menjadi generasi yang peduli keselamatan berlalu lintas mendukung sepenuhnya program Polri dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran berlalulintas dan siap menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas,” tukasnya.

Tuesday, 22 January 2019 06:14 / Pendidikan

BUPATI ENREKANG MEMBUKA WORKSHOP ON STRENGTENING INTERNATIONAL

Enrekang- Bupati Enrekang membuka acara Workshop on strengtening international di pendopo rujab Enrekang dengan tema “empowering internationtision for academic and non-academic program of STIKIP Muhammadiyah Enrekang”

Adapun acara ini dihadiri oleh tiga pemateri diantaranya, Mr. Dunyarat Boogoosh dosen dari Univeristas Songkhla Thailand, Mr. Amran Jehseh dosen dari Univesitas Thenbury Thailand dan Mr. Sapruddin dari Univetsitas Sukabumi berkat kerja sama MOU STKIP Muahammdiyah Enrekang yang sudah kerjasama 2 tahun yang lalu selain itu STKIP Muhammadiyah Enrekang telah mengirim 3 Mahasiswa ke Universitas Songkhla Thailand, dan tahun ini STKIP Muhammadiyah Enrekang kembali diberi kouta sebanyak 20 orang untuk magang internasional di Universitas Songkhla Thailand.

Dihadapan para mahasiswa Bupati memberi suntikan motifasi dalam belajar dan pentingnya manusia mempunyai ilmu pengetahuan dalam menjalani keseharian.

 

Friday, 14 July 2017 02:29 / Pendidikan

Bupati Enrekang Serahkan SK Kepada 1249 Guru Honorer

Jumat (14/7/17),  Pemerintah Kabupaten Enrekang menyerahkan SK kepada 1249 guru honorer, yang diserahkan langsung oleh Bapak Bupati Enrekang Muslimin Bando bertempat di tribun lapangan Abu Bakar Lambogo Batili. Kepala OPD dan FORKOPIMDA turut hadir dalam acara tersebut.

Tujuan diterbitkannya SK dari Bupati ini adalah agar guru dapat memperoleh haknya seperti :

  • Insentif dari dana BOS
  • Penerbitan NUPTK
  • Mendapatkan Tunjangan Profesi Guru, Tunjangan Daerah Terpencil, Tunjangan Insentif Guru, Tunjangan Kualifikasi

Manfaat pemberian SK Bupati ini adalah agar semua guru dapat merasakan kesejahteraan meski belum sesuai dengan standar gaji pegawai, selanjutnya menjadi suatu legalitas bagi guru untuk mengabdikan diri di sekolah masing masing sehingga tagline Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Enrekang yaitu “TUNTAS dan BERKUALITAS“ dapat terwujud menuju masyarakat Enrekang  Maju, Aman dan Sejahtera.

Adapun guru honorer yang menerima SK,  terdiri dari :

  • Taman Kanak Kanak                    : 4 orang
  • Sekolah Dasar                                : 960 orang
  • Sekolah Menengah Pertama       : 285 orang
Thursday, 11 May 2017 03:42 / Pendidikan

Tingkatkan Kompetensi Guru, Enrekang Raih Penghargaan

Enrekang-Usaha Pemerintah Kabupaten Enrekang dalam meningkatkan kompetensi guru berbuah penghargaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Bupati Enrekang Muslimin Bando, Kamis (11/5/2017).

 

“Pemkab Enrekang fokus meningkatkan kompetensi guru. Demi mendapatkan mutu pendidikan yang maksimal ke anak didik. Juga membuat guru bisa lebih mengenal metode belajar lewat alat teknologi. Alhamdulillah, kita dapat penghargaan dari Kementerian,” ujar Muslimin.

Tak tanggung-tanggung demi meningkatkan kompetensi guru tersebut, Kadisdikbud Enrekang Jumurdin menambahkan, tahun ini menyiapkan Rp1 miliar.

Apalagi guru yang berada di daerah terpencil, peningkatan SDM-nya terus dimaksimalkan demi kualitas guru yang diharapkan.

“Sekarang penghargaan itu sudah berada di LP3TK Barombong, Pemkab Enrekang akan jemput secepatnya. Untuk mencapai itu kita anggarkan 1 Milyar demi harapan kualitas guru di Enrekang,” jelas dia.

Tuesday, 2 May 2017 07:46 / Pendidikan

27 Sekolah Adiwiyata Kabupaten Enrekang 2017

Enrekang.- Sebanyak 27 perwakilan sekolah tingkat SD, SMP dan SMU sederajat, menerima Surat Keputusan Bupati Enrekang tentang penetapan sekolah adiwiyata tingkat kabupaten Enrekang tahun 2017 yang diserahkan Bupati Enrekang, H. Muslin Bando, di Lapangan sepak bola Abubakar Lambogo Batili Enrekang, Selasa (2/5).

Penetapan ke-27 sekolah Adiwiyata diberikan setelah tim pembina dan tim penilai tingkat kabupaten Enrekang yang telah dibentuk, melaksanakan penilaian terhadap sekolah dalam melakukan pengembangan, terutama pada sekolah bertanggungjawab yang telah menerapkan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

‘tujuan adiwiyata untuk mewujudkan masyarakat sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan, itulah yang kita harapkan dari sekolah di Enrekang," kata H. Muslimin Bando usai menyerahkan SK Penetapan Sekolah Adiwiyata. Menurutnya, target sasaran adiwiyata adalah lingkup pendidikan formal, sekolah menjadi target pelaksanaan karena sekolah turut andil dalam membentuk nilai-nilai untuk peduli dan berbudaya lingkungan hidup.

Selanjutnya, seluruh sekolah yang telah melaksanakan program adiwiyata berhak untuk mendapatkan penilaian dan selanjutnya diberikan penghargaan secara berjenjang, sementara kriteria penilaian penghargaan meliputi 4 aspek yakni, aspek kebijakan sekolah berwawasan lingkungan hidup, aspek berbasis lingkungan hidup dan aspek kegiatan partisipatif serta aspek pengelolaan sarana dan prasarana pendukung sekolah ramah lingkungan.(McEnrekang).

Berikut daftar sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten Enrekang

Nama Sekolah Nilai

1. SDN 53 Malalin 70

2. MTsN Enrekang 70

3. SDN 40 Lewaja 69

4. SDN 116 Enrekang 69

5. SDN 139 Galung 69

6. SDN 118 Kotu 68

7. SDN 94 Balla 68

8. SDN 47 Surakan 67

9. SDN 164 Panassang 66

10. MTsN 1 Enrekang 66

11. SDN 27 Penja 65

12. SMAN 1 Baraka 65

13. SDN 61 Lekkong 65

14. SMPN 3 Enrekang 64

15. SDN 124 Jalikko 63

16. SDN 108 Tuara 61

17. SDN 131 Buntu Tangla 61

18. SDN 56 Salodua 60

19. SDN 5 Pasui 60

20. SMPN 1 Anggeraja 60

21. SMPN 4 Baraka 59

22. SDN 73 Sudu 58

23. SDN 179 Kaban 57,5

24. SDN 177 Lo'ko 57

25. SDN 150 Baibo 57

26.SMA PPM Darul Falah Enrekang 56,5

27. SDN 151 Kadeppe 67

Tuesday, 14 March 2017 02:11 / Pendidikan

ENREKANG MENUJU KABUPATEN LITERASI

Pemerintah Kabupaten Enrekang akan menjadikan Enrekang sebagai daerah literasi. Upaya ini dibuktikan dengan digelarnya kegiatan Workshop gerakan Literasi sekolah yang bertemakan Enrekang Menuju Kabupaten Literasi. Kegiatan ini dihadiri Kadis Pendidikan Drs Jumurdin M.Pd, kepada sekolah serta undangan lainnya.

Drs Jumurdin M.Pd yang mewakili Bupati Enrekang Muslimin Bando dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini akan melahirkan generasi unggul lewat gerakan gemar membaca dan untuk meningkatkan mutu pendidikan, sehingga keterampilan membaca menjadi pondasi kokoh dalam melahirkan generasi yang berprestasi. Tentunya dalam mewujudkan ini, harus dimulai dari para pendidik yakni, kepala sekolah dan guru-guru.

Disebutkan, dengan adanya kegiatan ini, Pemkab mempersiapkan para kepala sekolah agara dapat mengimplementasikan gerakan literasi di sekolah masing-masing.

beliau juga menghimbau agar para orang tua siswa turut andil dengan membiasakan anak membaca di rumah sebagai gerakan bersama dengan pemerintah dan sekolah. “Dengan membaca akan meningkatkan budi pekerti anak, meningkatkan rasa empati dengan orang lain, mengerti nilai kearifan lokal maupun nasional,” katanya. Beliau juga menambahkan bahwa kemitraan yang dibangun dengan pemkab untuk menjadikan Enrekang sebagi Kabupaten Literasi, sehingga para guru dan kepala sekolah menjadi mitra, untuk menerapkan praktek pembelajaran yang bik serta menejemen sekolah dan budaya baca.

Friday, 10 March 2017 13:16 / Pendidikan

Dorong Minat Baca, Bupati Enrekang Buka Sosialisasi Perpuseru

Bupati Enrekang, Muslimin Bando membuka acara sosialisasi perpustakaan seru (Perpuseru) di gedung perpustakaan daerah, Rabu (1/3/2017). Ia sekaligus memberikan wejangan agar para SKPD atau pejabat pemerintahan untuk gemar membaca.
Acara tersebut dihadiri sekira 40 peserta yang berasal dari 12 kecamatan di Kabupaten Enrekang. Sebagian besar merupakan para pengelola taman baca atau perpustakaan desa. Program Perpuseru bermitra dengan Coca Cola Foundation untuk stok buku-buku dan pelatihan yang dibutuhkan masyarakat.
Bupati Enrekang, Muslimin Bando menjelaskan, keberadaan perpustakaan di setiap desa atau kecamatan adalah hal penting. Siapa pun wajib membaca untuk memperdalam wawasan. Ia juga menyarankan kepada perpustakaan daerah agar bisa menarik sebanyak-banyaknya pembaca.
“Dulu kan orang tidak lirik ini perpustakaan. Sekarang saya lirik baik-baik, siapa yang paling bagus saya tempatkan disini. Karena penting untuk bagaimana meningkatkan minat baca,” tutur MB.
Ia pun menargetkan peningkatan minat baca di Enrekang tahun ini. Tak tanggung-tanggung, ia menyiapkan bantuan untuk merombak suasan perpustakaan agar lebih menarik

Bupati Enrekang, Muslimin Bando membuka acara sosialisasi perpustakaan seru (Perpuseru) di gedung perpustakaan daerah, Rabu (1/3/2017). Ia sekaligus memberikan wejangan agar para SKPD atau pejabat pemerintahan untuk gemar membaca.
Acara tersebut dihadiri sekira 40 peserta yang berasal dari 12 kecamatan di Kabupaten Enrekang. Sebagian besar merupakan para pengelola taman baca atau perpustakaan desa. Program Perpuseru bermitra dengan Coca Cola Foundation untuk stok buku-buku dan pelatihan yang dibutuhkan masyarakat.
Bupati Enrekang, Muslimin Bando menjelaskan, keberadaan perpustakaan di setiap desa atau kecamatan adalah hal penting. Siapa pun wajib membaca untuk memperdalam wawasan. Ia juga menyarankan kepada perpustakaan daerah agar bisa menarik sebanyak-banyaknya pembaca.
“Dulu kan orang tidak lirik ini perpustakaan. Sekarang saya lirik baik-baik, siapa yang paling bagus saya tempatkan disini. Karena penting untuk bagaimana meningkatkan minat baca,” tutur MB.
Ia pun menargetkan peningkatan minat baca di Enrekang tahun ini. Tak tanggung-tanggung, ia menyiapkan bantuan untuk merombak suasan perpustakaan agar lebih menarik