Rapat Koordinasi Monitoring Dan Evaluasi Kabupaten Enrekang

/Rapat Koordinasi Monitoring Dan Evaluasi Kabupaten Enrekang

Rapat Koordinasi Monitoring Dan Evaluasi Kabupaten Enrekang

Enrekang – Pelaksanaan Pembangunan Daerah Sumber Dana APBD Kabupaten (DAU dan DAK) APBD Provinsi dan APBN ( DANA DEKON dan TP) Tingkat kabupaten Enrekang Triwulan II Tahun Anggaran 2019.(23/07/2019)

Acara berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Enrekang, Dihadiri Langsung oleh Bupati Enrekang, Ketua BPS Kabupaten Enrekang, kepala BAPPEDA, dan Para Peranggat Organisasi Daerah yang Terkait.

Tujuan dilaksanakan rapat Koordinasi monitoring dan Evaluasi kegiatan Penbangunan Kabupaten Enrekang Triwulan II adalah untuk mengetahui sejauh mana hasil – hasil kegiatan pembangunan Triwulan II tahun 2019, mengatasi permasalahan yang dihadapi dalam kegiatan pembangunan, dan juga untuk mencari solusi dan upaya yang telah dan akan ditempuh dalam menyikapi permasalahan tersebut.

Dalam sambutanya Bupati Enrekang, rapat koordinasi dan pengendalian pelaksanaan pembangunan Triwulan II yang secara berkala dilakukan oleh BAPPEDA, dijadikan sebagai forum untuk mendiskusikan langkah percepatan baik oleh para kepala OPD, PPK dan PPTK maupun pelaksanaan kegiatan ( kontraktor) , utamanya kegiatan yang belumencapai target pada triwulan II ini.

Perlu juga dilakukan monitoring lapangan secara terpadu antara OPD terkait ( BAPPEDA, bagian pembangunan Setda, Inspektorat agar supaya kondisi lapangan sesuai dengan apa yang dilaporkan.

Khusus untuk dana alokasi khusus (DAK) dan dana yang sifatnya bantuan lainya agar tetap memprhatikan aturan – aturan pelaksanaan yang dikeluarkan oleh kementrian terkait, masing-masing bidang DAK termasuk Aturan perencanaan dan pelaporan untuk penyaluran anggaran dari kementrian keuangan, hal ini sangat penting untuk menghindari Sanksi yang diberikan oleh pemerintah pusat yang disebabkan oleh karena tidak tertib dalam pelaporan penggunaan dana DAK dan bantuan lainya.

Di ahir sambutanya Bupati Enrekang mengharapkan kepada semua Pimpinan OPD yang terkit, untuk memperhatikan penyebab keterlambatan kegiatan sehingga dapat dilakukan upaya percepatan pelaksanaan yang bersifat berkala baik secara Vertikal maupun Horizontal sehingga program kegiatan pada OPD bisa terselesaikan dengan tepat waktu, tepat pelaksanaan, tepat mutu dan tepat keuangan.

[/fusion_text][/fusion_builder_column][/fusion_builder_row][/fusion_builder_container]
By | 2019-07-24T01:54:14+00:00 July 23rd, 2019|0 Comments

About the Author:

Leave A Comment